PosKupang/

Polsek Sasitamean Siap Amankan Kegiatan KBM SDI Manubonu

Tidak ada informasi baik dari pihak sekolah ataupun kepala desa kalau SDI Manubonu liburkan KBM karena merasa tidak aman

Polsek Sasitamean Siap Amankan Kegiatan KBM SDI Manubonu
pos kupang
Kapolsek Sasitamen, AKP Claudino Valadareas 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Dion Kota

POS KUPANG. COM, BETUN - Kapolsek Sasitamen, AKP Claudino Valadareas mengaku belum menerima informasi mengenai berhentinya kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDI Manubonu.

Dia siap menurunkan anggotanya ke lokasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan guru beserta murid SDI Manubonu.

" Tidak ada informasi baik dari pihak sekolah ataupun kepala desa kalau SDI Manubonu liburkan KBM karena merasa tidak aman. Besok kami akan turunkan anggota ke sana untuk memastikan situasi sekolah aman sehingga KBM bisa berjalan dengan baik," kata Claudino saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/9/2017).

Dia mengatakan akan melakukan mediasa pihak sekolah dengan pihak yang bersengketa agar ditemukan titik temu.

Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Manubonu terhenti menyusul lahan sekolah tersebut disengketakan.

Pihak sekolah meliburkan guru dan murid sejak Senin (11/9/2017)

Kepala SDI Manubonu, Blasius Bria mengatakan dia khawatir jika terjadi sesuatu yang tak diingin terhadap siswa dan guru.
Pasalnya lahan SDI Manubonu di desa Takarai, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka sedang disengketakan Adrianus Seran, pemilik lahan.

"Pemilik lahan, Adrianus Seran sudah bongkar pagar. Dia (Adrianus, red) punya sapi kasih rusak tanaman yang ditanam di halaman sekolah untuk program Malaka rindang. Sudah begitu, dia ikat tali gewang di dua pohon asam yang ada di lingkungan sekolah sebagai simbol pemali untuk memakan asam dari dua pohon tersebut," jelas Blasius Bria saat dikonfirmasi Selasa (12/9/2017).

"Karena hal tersebut kami jadi takut. Kami khawatir jika ada kejadian lanjutan yang lebih fatal sehingga kita liburkan KBM dua hari ini," tambahnya.(*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help