PosKupang/

Kepsek SDI Manubonu, Malaka Takut Melihat Pemilik Tanah Ikat Tali Gewang di Pohon Asam

Mungkin anda tidak percaya. Tetapi Kepala Sekolah ini liburkan anak sekolah gara-gara pemilik tanah ikat tali gewang di pohon asam

Kepsek SDI Manubonu, Malaka Takut Melihat Pemilik Tanah Ikat Tali Gewang di Pohon Asam
Pos Kupang/Dion Kota
SDI Manubonu di Kabupaten Malaka 

Laporan wartawan Pos Kupang, Dion Kota

POS KUPANG.COM, BETUN - Anggota DPRD Kabupaten Malaka dari fraksi Gerinda, Krisantus Yulius Seran mengaku menyesalkan tindakan Kepala sekolah SDI Manubonu, Blasius Bria yang meliburkan KBM sejak Senin hingga Selasa (12/9/2017).

Ia mengaku telah membangun komunikasi dengan pemilik lahan, Adrianus Seran, dimana diketahui ternyata sang pemilik lahan tak pernah melarang ataupun menganggu proses KBM.

Adrianus mengaku, sengaja memasang tanda pemali dengan cara mengingat tali gewang di pohon asam agar buah pohon asam tak diambil oleh para siswa.

Pasalnya, buah asam tersebut hendak dijual Adrianus untuk menambah pendapatan keluarganya.

"Saya minta Dinas PKPO tindak tegas kepala sekolahnya. Bagaimana, meliburkan siswa tanpa alasan yang kuat. Ini jelas merugikan siswa. Apa lagi, tindakkan beliu dilakukan tanda berkomunikasi dengan dinas PKPO. Kalau bisa pindahkan saja kepala sekolahnya biarr ada efek jerah," ungkap Lius kepada pos kupang, Selasa (12/9/2017) malam.

Terkait status tanah tersebut, Krisantus mengaku, pemilik lahan sudah menyerahkan kepada pemerintah, namun belum dibuatkan sertifikatnya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap pemerintah segera membuat sertifikat tanah sekolah tersebut sehingga tidak ada masalah lagi dengan status tanah.

"Pemilik lahan tidak menggugat lahan sekolah itu. Beliu hanya mau mengambil hasil asamnya yang kebetulan berada di dalam lingkungan sekolah. Beliu sudah serahkan lahan tersebut untuk pemerintah agar digunakan untuk kepentingan umum, namun beliu hanya minta agar hasil asamnya bisa diambil untuk menambah penghasilan keluarganya," jelas Krisantus.

Untuk diketahui, lantaran alasan keamanan para siswa dan para guru, Kepala sekolah SDI Manubonu, Blasius Bria meliburkan para siswa sejak hari Senin hingga Selasa (12/9/2017).

Kepala sekolah khawatir jika terjadi sesuatu yang tak diingin terhadap siswa dan guru.

Pasalnya, tanah dimana bangunan sekolah SDI Manubonu di Desa Takarai, Kecamatan Botin Leobele berada sedang disengketakan oleh pemilik lahan Adrianus Seran.

"Pemilik lahan, Adrianus Seran sudah bongkar pagar. Sapi milik Adrianus justru merusakan tanam dalam areal sekolah. Sudah begitu, dia ikat tali gewang di dua pohon asam yang ada di lingkungan sekolah sebagai simbol pemali untuk memakan asam dari dua pohon tersebut. Karena hal tersebut kami jadi takut. Kami khawatir jika ada kejadian lanjutan yang lebih fatal sehingga kita liburkan KBM dua hari ini," ungkap Blasius. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help