PosKupang/

Kepala Penjamin Mutu Unmuh Kupang Beberkan Tantangan Pendidikan Tinggi di Indonesia

Ini Yang Dikatakan Kepala Penjamin Mutu Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Kupang, Dr Rahmat Laan, MM soal pendidikan

Kepala Penjamin Mutu Unmuh Kupang Beberkan Tantangan Pendidikan Tinggi di Indonesia
Pos Kupang/Andri Atagoran
Kepala Penjamin Mutu Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Kupang, Dr Rahmat Laan MM memberikan materi saat acara PKK di Aula Unmuh Kupang, Rabu (13/9/2017) 

Laporan Reporter Pos Kupang, Andri Atagoran

POS KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Penjamin Mutu Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Kupang, Dr Rahmat Laan MM membeberkan beberapa tantangan eksternal dan internal pendidikan tinggi di Indonesia saat ini.

"Secara eksternal terjadi sirkulasi bebas beberapa sumber daya ekonomi di antaranya investasi, dan tenaga kerja terampil di ASEAN," kata Rahmat saat kegiatan pengenalan kehidupan kampus (PKK) di Universitas Muhammadiyah Kupang, Rabu (13/9/2017).

"Perguruan tinggi tertantang untuk menghasilkan output kualitas SDM yang bisa bersaing," lanjutnya.

Rahmat menambahkan, secara internal masalah akselerasi substansi pendidikan dan penelitian harus sesuai dengan dunia usaha, industri besar dan perkembangan zaman.

"Banyaknya perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia, menyebabkan kita kesulitan untuk menentukan kemampuan utama dalam menciptakan keunggulan pendidikan dan riset," ujar Rahmat.

Sementara itu, Waki Rektor III Unmuh Kupang, Drs Kenedy Mpd mengatakan, tujuan kegiatan PKK Unmuh Kupang adalah memperkenalkan kehiduapan kuliah di perguruan tinggi kepada mahasiswa.

"Kehidupan akademis dan serta output perguruan tinggi dalam menjawab tantangan zaman perlu kami sampaikan kepada mahasiswa. Karena setelah lulus nanti mereka akan menghadapi persaingan di dunia kerja secara global," kata Kenedy.

Selain kualitas dan tantangan perguruan tinggi di Indonesia, khusus Unmuh Kupang, Kenedy menambahkan kehidupan dunia kampus yang cenderung bebas juga menjadi sorotan Unmuh Kupang dalam kegiatan PKK kali ini.

"Kami juga ingin memberikan pemahaman kepada mahasiswa soal trend kehidupan mahasiswa yang rentan terhadap kehidupan sex bebas, narkoba, HIV/AIDS, dan ancaman disintegrasi," kata Kenedy.

"Ini sangat penting untuk disampaikan agar mereka tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak diinginkan," lanjutnya.

Kegiatan PKK Unmuh Kupang kali ini dihadiri 950 mahasiswa dari 1034 mahasiswa baru yang diterima di Universitas Muhammadiyah Kupang. (*)

Penulis: Andri Atagoran
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help