PosKupang/

Ancaman Serius Pilkada Nagekeo, 39.808 Pemilih Belum Punya KTP

Bagi KPUD Nagekeo, salah satu hal ini merupakan ancaman serius bagi Pilkada Nagekeo tahun 2018

Ancaman Serius Pilkada Nagekeo, 39.808 Pemilih Belum Punya KTP
Pos Kupang/Adiana Ahmad
Komisioner KPU Nagekeo dari kiri, Mikael Angelo Mali, Wigbertus Ceme, Aloysius Kaki dan Yohanes Baptista ketika merilis jadwal dan tahapan Pilkada Nagekeo, Senin (11/9/2017) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

POS KUPANG.COM, MBAY- Masih ada 39.808 wajib pilih di Nagekeo belum punya KTP. Dari angka tersebut, ada 4.536 orang yang telah melakukan perekaman.

Kondisi ini akan menjadi persoalan serius menjelang Pilkada Nagekeo tahun 2018 mendatang.

Ketua KPU Nagekeo, Wigbertus Ceme dalam keterangan persnya di Kantor KPU Nagekeo, Selasa (12/9/2017) pagi, mengatakan, banyaknya penduduk wajib pilih yang belum memiliki KTP akan menjadi ancaman serius bagi pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo tahun 2018.

Karena itu ia berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mempercepat proses perekaman sehingga pendudul wajib pilih bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo tahun 2018 mendatang.

"Kita akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil," kata Wigbertus.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Nagekeo, Paul Soleh yang ditemui di kantornya, Selasa (12/9/2017) mengatakan, berdasarkan dari Kementerian Dalam Negeri per 15 Mei 2017, jumlah penduduk Nagekeo 160.180 orang, wajib KTP 117.282 orang, yang sudah dilakukan perekaman 82.020 orang, sudah ber-KTP 77.584 orang.

Data yang ada, kata Paul, masih terus berubah karena dari 39.808 penduduk belum ber-KTP masih ada penduduk yang pindah namun tidak melaporkan ke Dispenduk, ada penduduk meninggal dunia yang belum diurus akte kematian oleh keluarga ada jompo, orang sakit.

Angka riil, kata Paul, akan terlihat ketika verifikasi. Bisa juga, katanya, bertambah karena setiap hari ada pemilih pemulabm yang usianya masuk 17 tahun.

Ia menambahkan, data yang ada akan diperbarui Desember mendatang. " Data yang kita rilis sesuai data dari Kemendagri karena data pemilih yang digunakan dalam Pilkada Nagekeo, data yang dikirim dari Kemendagri," demikian Paul. (*)

Penulis: Adiana Ahma
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help