PosKupang/

Aparat Polsek Weliman-Malaka Aman 16 Karung Pupuk Urea Bersubsidi

Diduga kuat, pupuk bersubsidi tersebut hendak dijual dengan harga di atas harga eceran yang ditentukan pemerintah.

Aparat Polsek Weliman-Malaka Aman 16 Karung Pupuk Urea Bersubsidi
POS KUPANG/DION KOTA
Kapolsek Weliman, Iptu Yusuf sedang mengamankan pupuk bersubsidi dari salah satu kios. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Dion Kota

POS KUPANG. COM, BETUN - Aparat Polsek Weliman mengamankan 16 Karung pupuk urea bersubsidi dari 3 tangan berbeda.

Diduga kuat, pupuk bersubsidi tersebut hendak dijual dengan harga di atas harga eceran yang ditentukan pemerintah.

Kapolsek Weliman, Iptu Yusuf, SH yang ditemui Pos Kupang, Rabu (6/9/2017) di ruang kerjanya menjelaskan, pupuk bersubsidi tersebut diamankan pihaknya dari 3 tempat berbeda.

Awalnya, pihaknya menemukan 9 pupuk bersubsi milik Benediktus yang diangkut menggunakan pick up dari Motaulun dan hendak dibawa ke Lakulo.

Dari hasil pengembangan di hari yang sama, Sabtu (26/8/2017), ditemukan lagi 7 karung pupuk bersubsidi yang di simpan di kios milik Kristofus Seran dan Sakarias Taek.

"Ada dugaan pupuk bersubsidi tersebut hendak dijual kembali dengan harga di atas harga eceran tertinggi. Jika harga eceran tertingginya Rp. 90.000, menurut informasi di lapangan ada yang dijual kembali dengan harga Rp. 125.000 hingga Rp. 300.000 per-karungnya," ungkap Yusuf.

Ketika disinggung sumber pupuk yang disita, Yusuf menjelaskan dari pengakuan pemilik pupuk yang diamankan pupuk bersubsidi tersebut didapatkan dari Desa Motaulun, Kecamatan Malaka Barat.

"Saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polres Belu. Terkait perkembangan penyelidikkannya bisa langsung ke Polres," jelasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help