PosKupang/

Tarif WC Naik Pedagang Pasar Alok Demo ke DPRD Sikka

Ini hal yang membuat para pedagang pasar Alok, Maumere melakukan demonstrasi ke DPRD

Tarif WC Naik Pedagang Pasar Alok Demo ke DPRD Sikka
Pos Kupang/Egy Moa
Utusan pedadang Pasar Alok di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores melakukan dialog dengan DPRD Sikka, Rabu (6/9/2017) siang 

Laporan wartawan Pos Kupang, Eginius Mo'a

POS KUPANG.COM, MAUMERE - Ratusan kios dan lapak di Pasar Alok, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, ditutup oleh pemiliknya untuk melakukan aksi damai ke DPRD Sikka, Rabu (6/9/2017) menentang penagihan tarif parkir kendaraan, kenaikan tarif air dan kamar mandi cuci (MCK).

Aksi damai kedua kali ini setelah aksi yang pertama hari Senin (4/9/2017) ke Badan Pengelola Pasar membawa massa yang lebih banyak dikoordinir aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Maumere.

Massa bergerak dari Pasar Alok jaraknya hanya sekitar ratusan meter dari Gedung DPRD Sikka.

Pedagang pria dan wanita berbaur dengan aktivis GMNI menyuarakan aspirasi mereka menuntut dikembalikan pemungutan tarif parkir kepada petugas pasar.

Mereka melakukan orasi di halaman DPRD Sikka di Jalan El Tari, sebelum utusan massa berdilog dengan DPRD Sikka dipimpin Wakil Ketua DPRD, Stef Say, dan Donatus David, S.H.

Sebagian besar anggota DPRD Sikka mengikuti pertemuan yang menghadirkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sikka, Drs.Lukman, Kepala Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Yoseph Benyamin, S.H. (*)

Penulis: Eugenis Moa
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help