PosKupang/

Kesulitan Air Warga Nagawutun Mengadu ke BPBD Lembata

Kkesulitan air bersih yang dihadapi masyarakat akhir-akhir ini sebenarnya bukan persoalan baru.

Kesulitan Air Warga Nagawutun Mengadu ke BPBD Lembata
ist
Ilustrasi air

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Warga Kecamatan Nagawutun mengadu kesulitan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata.

"Saat ini masyarakat di sini mengalami krisis air bersih. Yang mengalami keadaan ini hanyalah masyarakat yang ada di pesisir pantai. Sedangkan yang berada di pedalaman tidak ada masalah terkait air bersih," kata Pelaksana tugas Camat Nagawutun, Laurensius Ofong saat ditemui Rabu (6/9/2017).

Masalah tersebut sebenarnya dikeluhkan masyarakat kepada Camat Nagawutun kemudian diteruskan ke BPBD Lembata.

Dia berharap agar instansi tersebut segera merespon sehingga kesulitan masyarakat segera teratasi.

Ofong mengatakan, kesulitan air bersih yang dihadapi masyarakat akhir-akhir ini sebenarnya bukan persoalan baru. Masalah seperti itu selalu terjadi manakala musim kemarau tiba.

"Kami berharap pemerintah kabupaten segera merespon untuk kepentingan bersama," ujarnya.

Sekretaris Camat Lebatukan, Frans Sabaleku mengungkapkan beberapa desa di Kecamatan Lebatukan juga kesulitan air bersih.

Atas masalah tersebut, katanya, ia sudah menyurati BPBD Lembata untuk menanganinya. Upaya itu dilakukan dengan maksud membantu masyarakat agar segera keluar dari kemelut yang dihadapinya.

Frans menjelaskan tak semua warga di 17 desa di Lebatukan mengatami kesulitan air bersih. Yang menderita umumnya warga di pedalaman.

Sedangkan yang berada di pesisir pantai, kebutuhan air bersih relatif terbantu oleh sumur kendati airnya terasa payau.

"Kami sangat berharap agar BPBD bisa merespon keluhan warga ini. Respon pemerintah kabupaten akan sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih dalam hidup sehari-hari," ujar Frans.(*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help