PosKupang/

Sidak Pemimpin Baru Kota Kupang, Apakah Efektif?

Apakah sudah sesuai prosedur (SOP)? Jika belum apa yang harus dibenahi. Pemimpin mengingatkan, menasihati dan

Sidak Pemimpin Baru Kota Kupang, Apakah Efektif?
POS KUPANG/YENI RAHMAWATI
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore mengunjungi kantor Dinas Penanaman Modal dan Perijinan, Rabu (30/8/2017). 

POS KUPANG.COM -- Inspeksi mendadak alias sidak biasa dilakukan seorang pemimpin untuk melihat langsung kinerja staf dan hasilnya. Sang pemimpin mau melihat langsung bagaimana pelayanan kepada masyarakat.

Apakah sudah sesuai prosedur (SOP)? Jika belum apa yang harus dibenahi. Pemimpin mengingatkan, menasihati dan memberikan arahan atau petunjuk.

Kita memberi apresiasi terhadap langkah Walikota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore pada masa awal kepemimpinannya. Di hari pertama bekerja sebagai walikota, Jefri langsung sidak ke sejumlah ruangan kerja aparatur pemerintah Kota Kupang. Jefri mau melihat langsung lingkungan kerja para pegawai.

Pada hari pertama sidak, Walikota Jefri Riwu Kore menemukan sejumlah ruangan kerja yang belum rapi. Ada meja kerja dalam kondisi kotor, debu masih menempel di sana-sini.

Walikota memberikan arahan agar ruangan kerja harus selalu bersih sehingga mereka pun nyaman melakukan aktivitasnya.

Pesan yang disampaikan saat sidak setidaknya mencerminkan karakter kepemimpinan walikota yang baru. Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Kupang perlu memahami karakter pemimpin mereka.

Jefri Riwu Kore menginginkan lingkungan kerja yang bersih dan rapi, sebagaimana tekadnya mewujudkan Kupang menjadi kota yang bersih dan rapi. Hal ini yang perlu dicamkan dan dilaksanakan ASN agar ke depan tidak perlu diingatkan lagi.

Selain di kantor walikota, Jefri juga melakukan sidak ke instansi yang saban hari memberikan pelayanan publik. Jefri memilih Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPM -PTSP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk), PDAM dan instansi teknis lainnya.

Hanya satu pesan moral yang mau disampaikan walikota dari sidak yakni pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jika ada kebutuhan masyarakat yang dapat dilayani dengan cepat, tidak boleh dihambat.

Pesan Walikota Jefri Riwu Koreh kepada pegawai Kantor DPM -PTSP agar melayani masyarakat dengan sebaik mungkin tanpa pungutan liar (pungli).

Jefri mengingatkan jangan sampai ada laporan dari masyarakat mengenai adanya pungutan liar di instansi ini. Walikota menekankan pentingnya melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan jujur. Kita berharap spirit yang diembuskan pemimpin Kota Kupang sungguh dilaksanakan ASN dalam melayani warga Kota Kupang setiap hari.

Warga Kupang memang menanti realisasi janji pemimpin ini mewujudkan "delapan Kupang" antara lain tatakelola birokrasi pemerintahan yang bebas KKN dan transparansi pengelolaan keuangan (Kupang Jujur), mewujudkan Kupang sebagai kota cerdas dan berkarakter (Kupang Cerdas); wewujudkan kesehatan warga Kota Kupang (Kupang Sehat); mewujudkan kemakmuran warga Kota Kupang (Kupang Makmur) dan mewujudkan pembangunan Kota Kupang yang ramah lingkungan (Kupang Hijau). *

Penulis: PosKupang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help