Hasil Temuan DPD Tipikor Nusantara, Proyek Jalan di Penfui Timur Diduga Bermasalah

Proyek jalan dengan panjang 1.511 meter dan lebar 3 meter yang seharusnya dikerjakan selama 60 hari, tetapi faktanya hanya 30 hari.

Hasil Temuan DPD Tipikor Nusantara, Proyek Jalan di Penfui Timur Diduga Bermasalah
POS KUPANG/EDY HAYONG
Ermi Riwu 

"Jadi dari panjang ruas jalan itu yang gunakan material batu karang hanya 200 meter. Ini kan merugikan masyarakat setempat, apalagi menggunakan dana desa. Selain itu, deker yang yang dibuat juga diduga tidak sesuai konstruksi. Memang ada masa pemeliharaan, tapi dengan melihat kondisi seperti ini siapapun tidak puas melihat total anggaran begitu besar, tapi kualitas pekerjaan seperti itu," jelas Ermi.

Terhadap persoalan proyek jalan dimaksud, lanjut Ermi, pihaknya sudah meminta penjelasan dari Kepala Desa Penfui Timur, Keleopas Nome.

Dari penjelasan kepala desa bahwa dirinya secara teknis tidak mengetahuinya secara jelas.

Untuk itu, lembaga meminta agar perlu dibawa RAB juga LKPDes termasuk laporan pertanggungjawaban Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk dicocokkan.

Lembaganya tidak bertugas untuk menghakimi orang, tetapi berkemauan baik untuk menyelamatkan uang rakyat karena proyek jalan itu dari uang rakyat dan digunakan juga untuk rakyat setempat.

Karena itu, pihaknya berharap kontraktor pelaksana mengerjakan jalan yang ada dengan baik dan berkualitas, tidak asal-asalan.

Kepala Desa Penfui Timur, Keleopas Nome, ketika memberikan keterangan di DPD Tipikor Nusantara mengakui kalau ada proyek jalan di wilayahnya yang menggunakan dana desa.

Proyek itu, katanya, dikerjakan sesuai yang ada di papan proyek selama 60 hari, namun dalam pekerjaan itu diselesaikan beberapa hari dirinya tidak terlalu mengetahuinya secara pasti.

Dirinya tidak mengetahui secara teliti mengenai teknis lapangan, namun dia berharap proyek itu tidak boleh dikerjakan asal jadi. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved