Hasil Temuan DPD Tipikor Nusantara, Proyek Jalan di Penfui Timur Diduga Bermasalah

Proyek jalan dengan panjang 1.511 meter dan lebar 3 meter yang seharusnya dikerjakan selama 60 hari, tetapi faktanya hanya 30 hari.

Hasil Temuan DPD Tipikor Nusantara, Proyek Jalan di Penfui Timur Diduga Bermasalah
POS KUPANG/EDY HAYONG
Ermi Riwu 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edy Hayon

POS-KUPANG.COM, BAUMATA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tipikor Nusantara, Kabupaten Kupang dalam investigasinya terhadap proyek jalan di RT 31/RW 10, Dusun V, Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, menemukan adanya masalah.

Proyek jalan dengan panjang 1.511 meter dan lebar 3 meter yang seharusnya dikerjakan selama 60 hari, tetapi faktanya hanya 30 hari.

Selain itu, hasil analisa tim investigasi lembaga ini menemukan bahwa konstruksi jalan diduga tidak sesuai bestek dimana menggunakan batu kapur gunung dan hanya 200 meter yang menggunakan lapisan material karang.

Terhadap persoalan ini, lembaga ini telah meminta keterangan kepala desa untuk mengklarifikasi kondisi proyek tersebut.

Ketua DPD Tipikor Nusantara Kabupaten Kupang, Abel Fanggidae, SKK.MA, melalui Kepala Divisi Investigasi, Ermi Riwu, S.H, kepada wartawan di Sekretariat DPD Tipikor Nusantara di Baumata, Selasa (5/9/2017), mengungkapkan bahwa tim dari lembaganya telah melakukan investigasi di lapangan berdasarkan pengaduan masyarakat beberapa waktu lalu.

Tim secara langsung melihat kondisi jalan yang menggunakan dua mata anggaran dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) dana desa tahun 2016 senilai Rp 386.180.000 dan dana desa 2017 senilai Rp 386.221.000.

Proyek jalan yang dikerjakan itu terletak di RT 31/RW 10, Dusun V dengan panjang jalan 1.811 meter dan lebar 3 meter.

Dari papan proyek yang ada di lokasi, katanya, proyek jalan ini seharusnya dikerjakan dalam tempo 60 hari, tetapi faktanya dikerjakan hanya 30 hari.

Dugaan kejanggalan yang ditemukan bahwa kondisi jalan tidak sesuai konstruksi karena dari hasil analisa lembaganya, lapen yang digunakan tidak berkualitas karena menggunakan batu kapur gunung.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved