PosKupang/

Dinas Pariwisata Sumba Tengah Prioritas Pengembangan Wisata Pantai Utara dan Selatan

Untuk menjaga kelestarian perkampungan adat, pemerintah telah membangun pagar keliling kampung dan fasilitas pendukung lainnya.

Dinas Pariwisata Sumba Tengah Prioritas Pengembangan Wisata Pantai Utara dan Selatan
TRIP TRUS
Panorama Pantai Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sumba Tengah, Drs. Daniel G. Sabarua, mengatakan, wilayah pantai utara dan selatan Kabupaten Sumba Tengah menjadi prioritas pembangunan sektor pariwisata.

Daerah pantai Mamboro hingga Lenang-Tanambanas di Kecamatan Umbu Ratu Nggay memiliki pasir putih yang membentang luas puluhan kilometer dengan gelombang lautnya yang teduh sangat berpotensi bagi pembangunan dunia kepariwisataan.

Sedangkan pantai Konda Maloba di selatan Sumba Tengah dengan hamparan pasir putih yang membentang luas sepanjang bibir pantai ditambah gulungan ombak yang tinggi menjadi tempat favorit bagi wisatawan menghabiskan waktu berselancar.

Sabarua menyampaikan hal itu di Waibakul, Senin (4/9/2017). Menurutnya, pemerintah juga terus berusaha membangun akses jalan menuju obyek wisata alam seperti air terjun Matayangu di dalam kawasan Taman Nasional Manu Peu Tanah Daru, obyek wisata budaya dan perkampungan adat.

Bahkan beberapa perkampungan adat telah menjadi situs resmi budaya daerah ini.

Untuk menjaga kelestarian perkampungan adat, pemerintah telah membangun pagar keliling kampung dan fasilitas pendukung lainnya.

Ia mengakui, saat ini pemerintah sedang mengidentifikasi aset wisata untuk proses pensertifikatan tanah agar memudahkan investor membangun sektor pariwisata di daerah ini.

Langkah itu dilakukan demi menjaga hak kepemilikan atas tanah agar tidak mudah diperjulbelikan oleh orang yang tidak berkompeten.

Ia menambahkan, demi menarik minat wisatawan datang ke Sumba Tengah, maka mulai tahun 2018 dan seterusnya pemerintah akan menggelar festival kuda sandalwood dan tenun ikat di wilayah ini.

Langkah itu sebagai ajang mempromosikan potensi wisata Sumba keluar daerah. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help