PosKupang/
Home »

Bisnis

» Mikro

Harga Daging di Kabupaten Nagekeo Mencekik

Selain ke Sulawesi, Kabupaten Nagekeo juga membuka kiblat pasar ternak dari daerah itu ke Kalimantan Selatan.

Harga Daging di Kabupaten Nagekeo Mencekik
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Sapi asal Nagekeo yang akan dikirim ke Kalimabtan Selatan melalui Pelabuhan Maropokot-Mbay, Rabu (30/8/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM, MBAY -- Kabupaten Nagekeo menjadi salah satu daerah penyumbang hewan khususnya untuk memenuhi kebutuhan daging nasional.

Selain ke Sulawesi, Kabupaten Nagekeo juga membuka kiblat pasar ternak dari daerah itu ke Kalimantan Selatan.

Ironis, harga daging segar di daerah ini justru mencekik.

Beberapa konsumen mengeluhkan mahalnya harga daging di Nagekeo. Saat ini, harga daging segar di Nagekeo telah mencapai Rp 90.000,00 per kilogram.

Keluhan dari seorang pedagang bakso dan pengusaha rumah makan bernama Sri.

"Kami kewalahan karena harga daging yang terus melonjak. Padahal daerah ini penghasil sapi," katanya.

Ia mengatakan, kondisi ini terjadi karena jumlah ternak yang dipotong untuk memenuhi kebutuhan daging di tingkat lokal terbatas serta mahalnya harga sapi karena kevakuman regulasi yang mengatur harga daging hidup di daerah itu.

Sementara pengirimaan sapi ke luar Nagekeo terus berlanjut.

Terakhir, Rabu (30/8/3017), Nagekeo kembali mengirim 80 ekor sapi ke Bamjarmasin, Kalimantan Selatan melalui Pelabuhan Maropokot, Mbay.

Berdasarkan data dari KP3 Laut Pelabuhan Maropokot, Minggu (3/9/2017), sapi tersebut dikirim oleh CV. Cipta Selaras Mbay dengan tujuan Banjarmasin. (*)

Penulis: Adiana Ahma
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help