PosKupang/

VIDEO: Begitu Menderitanya Warga Tana Mbanas Selatan Terpaksa Ambil Air dari Celah Batu

Ini yang dialami masyarakat di Sumba Tengah, terpaksa mengambil air dalam jurang terjal

Laporan Wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, WAINGAPU - Sementara bagi warga di kampung Waipanjelu, Desa Tana Mbanas Selatan, Kecamatan Umbu Ratu Ngai kabupaten Sumba Tengah, bagi warga yang memiliki uang bisa membelinya baik di mobil tangki air maupun di per drom air, tetapi bagi warga yang tak memiliki uang terpaksa pergi mengambil air di mata air Waipanjelu.

Sumber air tersebut hanya rembesan dari kaki bukit yang terletak di bawah jurang dan terjal dengan jarak tempu pulang pergi sekitar 4 kilometer.

Warga kampung setempat, Mince Ndaingana ketika ditemui Pos Kupang saat mengambil air di lokasi mata air Waipanjelu kampung setempat, Sabtu (3/9/2017) mengatakan, meskipun menurun dan mendaki di bukit yang terjal, mereka terpaksa mengambil air karena mereka tidak bisa membeli air dari mobil tangki dan drom yang begitu mahal.

"Mata air yang kami ambil ini juga dari lubang-lubang kecil bebatuan yang airnya merembes dari tebing-tebing ini. Untuk sampai penuh satu jerigen 5 liter membutuhkan waktu hingga 1 jam lamanya. Jadi kalau banyak jerigen kita antri berjam-jam lamanya," ungkap Mince.
Maramba Dimak, Nggaba Mauhau, Mince Ndaingana dan sejumlah warga lainya juga meminta kepada Pemkab Sumba Tengah agar mengadakan mobil tangki air, sehingga mobil tersebut digunakan untuk mengambil air dan membagi-bagi air kepada setiap warga di seluruh desa itu. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help