Mahasiswa KKN Undana Gelar Pengobatan Gratis di Desa Compang Mekar Matim

Patut ditiru tujuh mahasiswa KKN dari Universitas Nusa Cendana Kupang. Saat KKN mereka melakukan ini untuk masyarakat

Mahasiswa KKN Undana Gelar Pengobatan Gratis di Desa Compang Mekar Matim
Istimewah
Petugas kesehatan saat memberikan sosialisasi di Desa Compang Mekar 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Gordi Donofan

POS KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak 7 orang Mahasiswa Kerja Kuliah Nyata (KKN) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang gelar pengobatan gratis di Desa Compang Mekar, Manggarai Timur (Matim).

Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Desa Compang Mekar Kecamatan Lambaleda Kabupaten Manggarai Timur pada Kamis (31/8/2017).

Warga yang ikut dalam kegiatan ini berjumlah 130 orang dan semuanya merupakan warga Desa Compang Mekar.

Demikian, pers realese yang diterima Pos Kupang pada Jumat (1/9/2017) sekitar pukul 08.30 Wita yang dikirim via email oleh mahasiswa KKN, Irwan Saleh Putra.

Irwan Saleh Putra, menjelaskan, selain melakukan pengobatan gratis bagi warga Desa Compang mekar, mahasiswa KKN Undana sebelumnya sudah menjalin kerja sama dengan Puskesmas Wae Nenda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.

"Kami sedang mengadakan KKN di Desa Compang Mekar. Kegiatan ini merupakan program aksi nyata yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Undana bekerja sama dengan Puskesmas Wae Nenda," tulisnya.

Anggota KKN lainnya Paskalis Jediu, mengatakan, pada saat pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga, petugas dari Puskesmas Wae Nenda atas nama Anjelina Gonseli memberikan materi sosialisasi tentang Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) bagi seluruh warga yang hadir.

"Kegiatan-kegiatan diatas merupakan Program yang sesuai tema umum yg diberikan dari kampus yaitu tentang Pemberdayaan Masyarakat.

Kegiatan ini juga merupakan hasil survei dari mahasiswa KKN yang ada di Desa Compang Mekar selama kurang lebih 2 bulan," ungkap Paskalis.

Sementara Kepala Puskesmas Wae Nenda, Gradus Hasu, mengatakan, berdasarkan fakta selama ini, Ia sangat prihatin kepada kondisi kesehatan masyarakar baik di desa Compang Mekar dan juga di beberapa desa lain terkait dengan KIA.

Dimana kesadaran masyarakat tentang kesehatan KIA yang masih sangat rendah.

"Peralatan puskesmas juga sangat belum memadai. Karena Puskesmas ini baru di buka pada tahun 2014. Maka dari itu peralatan yang ada sangat tidak menunjang" ujarnya.

Hadir pada kegiatan itu, kepala desa Compang Mekar, Kepala Puskesmas Wae Nenda, para tenaga medis Puskesmas Wae Nenda, 7 orang mahasiswa KKN Undana dan kurang lebih 130 warga Desa Compang Mekar. Kegiatan ini berjalan lancar hingga selesai. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved