Lagi Trend di Kabupaten Sikka, Selingkuh Sesama ASN, Istri Mengadu kepada Bupati

Fenomena perselingkuhan di Kabupaten Sikka, diakui Ansar, semakin marak dan melibatkan berbagai profesi.

Lagi Trend di Kabupaten Sikka, Selingkuh Sesama  ASN, Istri Mengadu kepada Bupati
Tribunnews
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Eginius Mo’a

POSKUPANG.COM, MAUMERE - Jauh  hari sebelum  tertangkapnya D dan RN sesama  oknum  aparatur  sipil negara  (ASN)  Pemkab  Sikka, Pulau  Flores, di dalam kamar kos di  Lorong  Angkasa,  Kelurahan  Wolomarang, Kecamatan  Alok  Barat,   Selasa malam (29/8/2017), istri  D, Ny. M pernah menghadap Bupati Sikka, Drs. Yoseph  Ansar Rera mengadukan kelakuan D.

“Ibu M  pernah menghadap Bupati Sikka  melaporkan kedekatan D, suaminya, dan R. Bupati sebagai pembina ASN daerah melakukan   pembinaan kepada kedua ASN  ini.  R semula bekerja di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan  Desa  (PMD)  dimutasi  ke Kantor Kecamatan Kangae,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Sikka,  F. Even Edomeko, S.Fil, dalam rilis kepada Pos Kupang,  Kamis petang  (31/8/2017).

Even  mengatakan, Bupati Sikka telah menugaskan sekretaris daerah membentuk dan memimpin tim khusus  memeriksa dugaan kasus kedua ASN tersebut sambil  menunggu proses hukum yang sedang berlangsung di  Polres  Sikka.

Pertimbangan  hukuman disiplin disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Ancaman yang dapat diterapkan yakni pencopotan dari jabatan hingga hukuman terberat pemberhentian dari ASN.

Fenomena perselingkuhan di Kabupaten Sikka, diakui  Ansar, semakin marak dan melibatkan berbagai profesi.

“Trend buruk ini tanggung jawab kita bersama. Selain bupati, juga  tanggung jawab para pemimpin agama, tokoh adat dan  semua pemuka masyarakat. Hukum harus ditegakkan dengan tanpa pandang bulu. Namun yang jauh lebih penting mencegah kecenderungan buruk ini agar tidak menjadi kebiasaan dan membangkitkan sikap permisivisme dari kalangan masyarakat,” tulis Even.

Kepala Dinas Polisi Pamong Praja  (Satpol  PP)  Pemkab  Sikka, Yoseph Benyamin, S.H, mengatakan dirinya ditelepon Kepala Dinas menyampaikan kepadanya bahwa salah satu kepala bidangnya digerebek  polisi bersama ASN  perempuan dan sedang diperiksa  polisi.

“ Saya diminta  Pak Bupati untuk pantau perkembangan pemeriksaan. Saat ini  proses hukum  sedang  berlangsung.  Pemerintah akan minta surat keterangan  dari kepolisian menyatakan D dan RN sedang berurusan di kepolisian  karena delik aduan absolut,” ujar Benyamin, Kamis (31/8/2018) di Maumere.

“Kalau  (proses  hukum)  dilanjutkan, bupati akan  ambil tindakan sesuai  ketentuan. Setelah pemeriksaan di  kepolisian,  D dan RN  harus  kembali bekerja,” kata  Benyamin. (*)

Baca: Seminggu Tak Pulang Rumah, Istri Temukan Suami Sekamar dengan Sesama ASN

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved