Ikatan Notaris NTT Lakukan Sosialisasi Berbagai Aturan di Kantor Desa Oesao

diharapkan mampu memberikan pemahaman lebih dini kepada masyarakat terkait aturan dalam bidang pertanahan.

Ikatan Notaris NTT Lakukan Sosialisasi Berbagai Aturan di Kantor Desa Oesao
istimewa
Masyarakat Desa Oesao mengikuti sosialisasi dari Ikatan Notaris NTT terkait berbagai regulasi di Kantor Desa Oesao, Senin (28/8/2017). 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-109 Ikatan Notaris Indonesia (INI) serta perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia , para noataris kota/kabupaten yang tergabung dalam INI NTT melakukan sosialisasi perundang-undangan. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman lebih dini kepada masyarakat terkait aturan dalam bidang pertanahan.

Beberapa regulasi yang disosialisasi antara lain Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris, Undang-Undang Pokok Agraria dan Undang-Undang Koperasi serta peraturan peraturan menteri. Sosialisasi berlangsung di Kantor Desa Oesao, Minggu (27/8/2017).

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) INI NTT, Emanuel Mali, SH, MH, Kepala Desa Oesao, Trianus Saduk dan warga. Tampil sebagai pemateri, Albert Riwukore, SH, M.Kn dan Yerakh Bobby Pakh, SH, M.Kn.

Albert Riwukore, dalam materinya menjelaskan, perlunya pemahaman aturan oleh masyarakat terkait bidang pertanahan sehingga masyarakat lebih teliti dan waspada terkait jual beli tanah. Hal ini untuk mengantisipasi akibat hukum yang kemungkinan terjadi dikemudian hari. Ada banyak aturan yang berlaku sehingga perlu diketahui masyarakat luas sehingga para Notaris melakukan kegiatan sosialasi tersebut.

Sementara Yerakh Bobby Pakh, dalam materinya ,mengatakan, kehadiran koperasi untuk membantu ekonomi masyarakat. Ia mengatakan, ada beberapa regulasi baru dalam perkoperasian, diantaranya setelah dicabutnya Undang-Uundang Nomor 17 Tahun 2012 maka berlaku kembali Undang-Undang No 25 Tahun 1992.

Selain itu dengan adanya peraturan Menteri Nomor 10 Tahun 2015 maka semua koperasi yang akan didirikan perlu didaftarkan secara online. Dengan begitu masyarakat akan paham mengenai koperasi-koperasi yang mempunyai dasar aturan hukum yang jelas.

Trianus Saduk memberikan apresisiasi kepada para notaris yang telah memberikan waktu untuk melakukan sosialisasi tersebut. Lewat sosialisasi itu, ia berharap, masyarakat mengerti dan tahu peraturan-peraturan yang ada serta memberikan pemahaman yang lebih. **

Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved