PosKupang/

Beginilah Kondisi Lampu Jalan yang Rusak di Kota Kupang

Hampir 30 persen lampu jalan di jalan utama di Kota Kupang tidak berfungsi dengan baik sehingga suasana kota gelap

Beginilah Kondisi Lampu Jalan yang Rusak di Kota Kupang
POS KUPANG/ARIS NINU
ilustrasi 

POS KUPANG.COM -- Kota Kupang kini memiliki pemimpin baru, Jefri Riwu Kore dan Herman Man sebagai Walikota dan Wakil Walikota Kupang.

Pasangan dengan tagline FirManmu yang dilantik Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, Selasa (22/8/2017), ini akan memimpin Kota Kupang selama lima tahun ke depan.

Setumpuk masalah perkotaan menyambut kehadiran dua pemimpin baru Kota Kupang ini. Salah satu masalah perkotaan yang perlu segera diselesaikan ialah masalah lampu jalan.

Hampir 30 persen lampu jalan di jalan utama di Kota Kupang tidak berfungsi dengan baik sehingga suasana kota gelap gulita pada malam hari. Belum lagi kalau melihat kondisi lampu jalan di lorong-lorong kelurahan.

Ada beberapa alasan mengapa lampu jalan harus mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Kupang di bawah pimpinan walikota dan wakil walikota Kupang baru.

Pertama, penerangan kota atau lampu jalan merupakan salah satu ciri khas kehidupan suatu kota yang bisa membedakannya dengan kehidupan kampung.

Aktivitas masyarakat kota di luar rumah tak hanya pada siang hari tapi juga banyak yang berlangsung malam hari. Mati hidupnya suasana di suatu kota sangat ditentukan oleh gemerlap lampu jalannya.

Dapat dibayangkan bagaimana kondisi suatu kota kalau lampu jalannya banyak yang tidak berfungsi. Banyak aktivitas malam yang lumpuh dan suasana di kota akan terasa seperti kota mati.

Kedua, kehidupan kota juga tak lekang dari berbagai gangguan keamanan atau tindak kriminalitas. Derasnya tuntutan dan tekanan kehidupan kota memaksa sebagian warga kerap mencari jalan pintas dengan melakukan kegiatan apa saja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, termasuk melakukan pekerjaan yang tidak halal.

Ada yang mencuri, merampok, memalak, bahkan sampai membunuh orang lain hanya untuk bisa tetap survive hidup di kota.

Dan ruang untuk melakukan berbagai tindakan kriminalitas tersebut semakin terbuka tatkala suasana kota gelap gulita karena lampu-lampu jalan tidak berfungsi dengan baik.

Itu sebabnya, masalah penerangan jalan di Kota Kupang ini harus menjadi agenda prioritas pemerintahan Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, dan Wakil Walikota Kupang, Herman Man, untuk diselesaikan dalam masa-masa awal kepemimpinan mereka, selain masalah air bersih. Bukan sekadar janji lagi tapi butuh tindakan nyata.

Untuk langkah awal mungkin dilakukan dengan memperbaiki dulu lampu jalan yang rusak, misalnya mengganti bola lampu yang pecah atau putus sehingga lampu bisa berfungsi kembali.

Sedangkan ke depan mungkin bisa dilakukan pembenahan sesuai rencana Walikota Kupang yakni akan dilengkapi dengan kamera CCTV dan Wifi. *

Penulis: PosKupang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help