SEA Games

Menpora Meminta Evan Dimas dkk Agar Tidak Terpancing Emosi Melawan Malaysia

Menpora Imam Nahrawi di Makassar, Jumat, percaya jika Evan Dimas dan kawan-kawan akan mendapatkan

Menpora Meminta Evan Dimas dkk Agar Tidak Terpancing Emosi Melawan Malaysia
BolaSport.com/Herka Yanis
Gelandang timnas Indonesia, Evan Dimas, mencoba melewati hadangan pemain Thailand pada pertandingan fase grup SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam, Selasa (15/8/2017). 

POS KUPANG.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengingatkan para pemain timnas dapat menjaga emosi saat menghadapi Malaysia pada babak semi final sepak bola SEA Games di Stadion Shah Alam, Selangor, 26 Agustus 2017.

Menpora Imam Nahrawi di Makassar, Jumat, percaya jika Evan Dimas dan kawan-kawan akan mendapatkan tekanan hingga provokasi bagi dari pemain atau suporter tuan rumah yang tentunya akan memadati stadion.

"Jangan emosi atau terpancing dengan bentuk provokasi lawan. Saya ingin pemain tidak mudah mendapatkan kartu, harus betul-betul mampu menjaga diri, perasaan, mental dan gangguan intimidasi dari tuan rumah," katanya usai membuka Kejurnas Bulutangkis antarperguruan tinggi se-Indonesia.

Ia menjelaskan, babak semifinal ini merupakan momentum yang tepat untuk bangkit dan merebut medali emas dari pesta olahraga terbesar Asia Tenggara itu.

Imam juga meminta para pemain jangan jumawa dengan keberhasilan maju ke babak semifinal. Menurutnya, Timnas masih membutuhkan fokus dan kerja keras demi meraih medali emas SEA Games 2017.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga meminta seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doanya atas perjuangan timnas demi meraih prestasi terbaik.

"Ini (semifinal) merupakan momentum yang betul-betul harus dimanfaatkan. Kita harus melwati fase ini dan yang pasti kita harus mampu mengalahkan Malaysia," ujarnya.

Sementara itu, sejumlah ormas Indonesia di Malaysia meminta para suporter kedua negara sama-sama tidak terprovokasi sehingga bisa menimbulkan kericuhan pada laga semifinal tersebut.

Laga semifinal tersebut dibayang-bayangi kekhawatiran berulangnya keributan yang terjadi dalam laga penyisihan grup Piala AFF 2012 silam di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Kala itu terjadi banyak pemukulan sehingga banyak WNI dan tokoh masyarakat menjadi korban, kata Sekretaris Badan Perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Malaysia, Tengku Adnan.

Ketua I Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Malaysia Rizky Amrillah mengatakan dirinya berharap teman-teman perwakilan tetap mendukung dan memberikan semangat kepada Timnas.

Hal senada juga dikatakan Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia (Forkommi) Kuala Lumpur Arip Darmawan yang mengharapkan agar suporter Indonesia berhati-hati.

Editor: Putra
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved