PosKupang/

Sarjanakan Semua Guru di NTT

Bingkisan atau kado pada setapak jedah usia perjalanan kemerdekaan bangsa yang ke-72 tahun. Usia 72 tahun adalah

Sarjanakan Semua Guru di NTT
Net
Ilustrasi 

Oleh: Alexander Bala Gawen
Dosen Universitas Flores Ende

POS KUPANG.COM -- Judul yang imperatif. Semacam "memerintah", mengharuskan, dan bersifat segera. Perihal penting untuk ditindaklanjuti. Kira-kira demikian, kalau tulisan ini dianggap sebagai sebuah surat. Ya, sebuah surat kecil.

Bingkisan atau kado pada setapak jedah usia perjalanan kemerdekaan bangsa yang ke-72 tahun. Usia 72 tahun adalah sebuah rentang perjalanan waktu yang tidak singkat. Jauh, dan tentunya melelahkan.

Begitu banyak hasil pembangunan yang telah kita tuai dan nikmati bersama sebagai anak bangsa. Itulah sehingga, di usia ini kita mensyukurinya bahwa bangsa ini tetap tegak merdeka, sekalipun berbagai bencana menimpanya. Namun, aneka evaluasi juga perlu dilakukan demi pencapaian yang lebih baik.

Judul di atas menggugah rasa kesadaran saya, juga sesama kita, terutama para elite penguasa di provinsi kepulauan ini, penguasa pendidikan di NTT untuk "segera" mengambil langkah dan jalan keluar strategis menyelamatkan guru-guru NTT yang menurut data yang disampaikan Sekretaris Dinas PPO NTT Aloysius Min, sebanyak 31,45% belum sarjana (Pos Kupang, 10 Agustus 2017).

Tentu kita prihatin. Guru menjadi komponen penting dalam pendidikan. Mutu pendidikan itu selalu dikaitkan dengan mutu guru. Dan, salah satu strategi untuk menjaga mutu adalah dengan mensarjanakan para guru. Walaupun kita seakan telah terlambat merespon regulasi pendidikan tentang kualifikasi guru.

Pertanyaannya adalah mungkinkah masih ada kesempatan bagi para guru yang belum memiliki kualifikasi akademik sarjana atau diploma empat untuk boleh melanjutkan pendidikannya pada pendidikan tinggi, secara khusus sebagaimana yang dipersentasikan di atas?

Dan, apakah mungkin setelah itu keluhan tentang kualitas pendidikan di NTT yang selama ini menjadi keprihatinan semua pihak dapat teratasi?

Gagasan singkat ini lebih menyoroti pertanyaan pertama di atas.

Solusi Segera
Mendesak sehingga dibutuhkan solusi segera karena keberhasilan pendidikan tentunya melibatkan berbagai komponen. Bagi saya komponen yang juga mendesak yang perlu ditangani secara cepat adalah guru.

Halaman
123
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help