PosKupang/

Wabup Flotim: Tol Laut Belum Tekan Disparitas Harga Sembako

tol laut tidak lagi digunakan untuk mengangkut sembako, melainkan barang-barang pribadi.

Wabup Flotim: Tol Laut Belum Tekan Disparitas Harga Sembako
POS KUPANG/FELIKS JANGGU-
Wakil Bupati Flotim Agustinus Payong Boli bersama Kepala KP3 Larantuka Aipda Krensensius Saliman di depan truk pengangkut Bata Ringan yang baru dikeluarkan dari kontainer Tol Laut Senin malam (21/8/2017). POS KUPANG/FELIKS JANGGU--Wakil Bupati Flotim Agustinus Payong Boli bersama Kepala KP3 Larantuka Aipda Krensensius Saliman di depan truk pengangkut Bata Ringan yang baru dikeluarkan dari kontainer Tol Laut Senin malam (21/8/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Felix Janggu

POS KUPANG.COM, LARANTUKA - Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli mengatakan tol laut sudah berjalan satu tahun tapi belum menekan disparitas harga sembako.

Agus Boli mengatakan hal ini saat melakukan sidak tol laut di Pelabuhan Larantuka, Senin malam (21/8/2017).

Dia menduga telah terjadi penyelewengan tol laut di Larantuka dan melibatkan mafia-mafia di Surabaya.

Berdasadkan informasi yang telah didapat, tol laut tidak lagi digunakan untuk mengangkut sembako, melainkan barang-barang pribadi.

Penyelewengan itu pun diduga melibatkan mafia di Surabaya. Sebab ditemukan fakta kontainer mengangkut mobil pribadi.

Selain penyelewengan, terjadi juga monopoli oleh seorang pengusaha terhadap jasa tol laut ke Flotim.

Para pengusaha di Larantuka bukan membeli barang di Surabaya, tapi diduga membeli kepada satu pengusaha.

Sebagai akibatnya, sembako di Flotim tidak mengalami penurunan harga.

"Minimal jika pemerintah subsidi transportasi 70 persen, harga sembako di Flotim bisa ditekan sampai 50 persen," kata Agus Boli.

Agus Boli menyatakan penyelewengan dan monopoli sangat merugikan masyarakat. Harga sembako di Flotim tetap mahal.(*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help