Garga-Gara Memandikan Kuda, Haris Pati Lalu Tenggelam di Muara Manubara, Waingapu

Ini kejadian yang perlu menjadi perhatian. Kalau tidak bisa berenang sebaiknya berhati-hati

Garga-Gara Memandikan Kuda, Haris Pati Lalu Tenggelam di Muara Manubara, Waingapu
Pos Kupang/Robert Ropo
Muara Manubara, Waingapu tempat Haris Pati tenggelam 

Laporan wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, WAINGAPU - Haris Pati (18) warga Jalan Umbu Tipuk Marasi, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, diduga tenggelam saat memandikan kuda di mulut muara Manubara, Kelurahan Kemala Putih, Kecamatan Kota Waingapu, Minggu (20/8/2017) sekitar pukul 12.30 Wita dan sampai hari ini jenasahnya belum berhasil ditemukan.

Laporan yang diterima Pos Kupang dari Tim Pos SAR Waingapu, Senin (21/8/2017) menyebutkan, kronologis kejadian.

Berawal dari Haris Pati bersama saudaranya Brian Hebu Kuala (22) mahasiswa beralamat Tandairotu, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kota Waingapu, Minggu (20/8/2017) sekitar pukul 11.00 Wita, pergi ke laut tepatnya di dekat muara Manubara untuk memandikan kuda.

Sekitar satu jam lamanya mereka memandikan kuda, mereka pun hendak pulang, saat berenang pulang ke daratan, kuda berenang melewati Brian sehingga Brian berenang di samping kuda, sedangkan Korban Haris ada di belakang kuda.

Karena Haris tidak tahu berenang Brian Kemudian membantu korban agar menunggang kuda.

Sayangnya, kuda justru menginjak dada kiri Brian sampai ia tenggelam, Saat Brian muncul ke permukaan air, Brian tidak lagi melihat Haris.

Karena melihat Haris tidak ada lagi, Brian menarik kuda ke darat dan meminta bantuan kepada dua orang warga yang kebetulan berpapasan untuk membantu melakukan pencarian.

Namun kedua orang itu juga tidak tahu berenang dan juga tidak tahu membawa perahu sehingga tidak bisa membantu untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Brian kemudian membawa kuda ke kandang di Kandara dan melaporkan kejadian, sehingga masyarakat berdatangan untuk mencari korban.

Bantuan pun berdatangan dari tim SAR, pihak BPBD Sumba Timur, Pos Sal, Babinkaptimas, dan anggota kepolisian dari Polres Sumba Timur, namun hingga sore hari, korban belum juga ditemukan. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved