PosKupang/

MADL, Pelaku Penembakan, Sedang Stres

Tentang sikap MADL yang menyerang oknum aparat keamanan malam itu, Charles menuturkan, ia tak mengetahui peristiwa itu karena sedang tidur.

MADL, Pelaku Penembakan, Sedang Stres
POS KUPANG/FRANS KROWIN
Charles Making dan kaca mobil dump truk-nya yang hancur pada malam kejadian. Gambar diabadikan Sabtu (19/8/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Keluarga dekat MADL, Charles Making mengatakan, selama ini MADL sedang mengalami gangguan ingatan. MADL mengalami depresi sejak ayahnya meninggal dunia beberapa tahun lalu.

“Benar, MADL baru dua tiga hari berada di Lewoleba. Tapi selama ini, MADL sedang mengalami depresi. Kadang omong-omong sendiri atau tertawa sendiri. MADL baru berkomunikasi kalau mau minta rokok,” tutur Charles Making ketika ditemui Pos Kupang, Sabtu (19/8/2017).

Dua hari sebelum kejadian tersebut, MADL tinggal di rumah Charles. Charles adalah adalah om-nya MADL.

“MADL baru datang ke rumah ini tanggal 14 Agustus 2017,” tutur Charles ketika ditemui di kediamannya, Sabtu (19/8/2017).

Dia menyebutkan, selama di rumah itu, MADL jarang bicara. MADL lebih banyak diam dan kadang bicara sendiri atau tertawa sendiri. MADL tak pernah berbuat onar, apalagi membuat kekacauan.

Selama di rumah itu, MADL tak pernah mengeluarkan kata ancaman atau melakukan keonaran.

Tentang sikap MADL yang menyerang oknum aparat keamanan malam itu, Charles menuturkan, ia tak mengetahui peristiwa itu karena sedang tidur.

“Kejadiannya tengah malam sehingga saya tidak tahu,” tuturnya.

Saat sedang tidur, tuturnya, istrinya membangunkannya karena ada keributan di depan rumah.

Saat baru keluar dari rumah, tiba-tiba sebuah batu menghantam mobilnya yang sedang diparkir di teras depan rumah.

Batu besar itu terpental dari mobil dan serpihannya menghantam wajahnya. Saat itu ia jatuh sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Saya mengalami luka robek di pelipis sehingga dijahit. Ada tiga jahitan,” ujar Charles.

Ia tidak tahu dari mana arah datangnya batu. Tapi pada malam kejadian itu, kaca salah satu dump truk yang parkir di halaman rumahnya pecah dan hancur.

Ia tidak tahu mengapa itu terjadi. “Saya juga tidak tahu mengapa kaca mobil ini pecah. Mungkin terkena lemparan,” ujarnya. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help