Jaksa Serahkan Memori Banding Perkara Korupsi Jalan Perbatasan di TTU ke PTN Kupang

Jaksa menyatakan banding karena putusan majelis hakim terhadap lima terdakwa belum memenuhi asas keadilan.

Jaksa Serahkan Memori Banding Perkara Korupsi Jalan Perbatasan di TTU ke PTN Kupang
pos kupang
Kasi Pidsus Kejari Kefamenanu, Kundrat Mantolas 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Teni Jehanas

POS KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kejaksaan Negeri Kefamenanu telah menyerahkan memori banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang terhadap lima terdakwa kasus tindak pidana korupsi proyek pengerjaan jalan perbatasan di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Memori banding sudah disampaikan ke Pengadilan Tinggi Negeri Kupang.

Jaksa menyatakan banding karena putusan majelis hakim terhadap lima terdakwa belum memenuhi asas keadilan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Taufik, S.H melalui Kasi Pidsus, Kundrat Mantolas, S.H, M.H menjelaskan pengajuan banding untuk tiga berkas putusan dengan jumlah terdakwa lima orang.

Tiga berkas putusan dimaksud, yaitu putusan nomor 26/PID.SUS-TPK/2017/PN-KPG dengan terdakwa Wilibrodus Sonbay, putusan nomor 25/PID.SUS-TPK/2017/PN-KPG dengan terdakwa Stefanus Air Mendez dan Charlie R. Jap serta putusan nomor 24 /PID.SUS-TPK/2017/PN-KPG
dengan terdakwa Ahmad Icok Hariyanto dan Fredrikus Lopes.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kupang memvonis terdakwa Wilibrodus Sonbay 3 tahun penjara dan denda Rp 50 juta, subsidair dua bulan pidana kurungan serta membayar uang pengganti Rp 613.123.206 subsidair satu tahun pidana penjara.

Stefanus Air Mendez dan Charlie R. Jap masing-masing divonis satu tahun penjara, denda Rp 50 juta, subsidair satu bulan dan uang pengganti Rp 124 juta, subsidair tiga bulan penjara.

Sedangkan terdakwa Ahmad Icok Hariyanto dan Fredrikus Lopes masing-masing divonis dua tahun penjara dan denda Rp 50 juta, subsidair pidana kurungan masing-masing dua bulan.

Untuk terdakwa, Fredrikus Lopes membayar uang penggaanti Rp 431.749.715, subsidair penjara satu tahun. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help