Hebat! Pidato Soal Pancasila: Siswa Syuradikara Ende Ketemu Panglima TNI

Ini penjelasan dari juara lomba pidato Hari pancasila di Ende saat ia diminta untuk berpidato di Bali

Hebat! Pidato Soal Pancasila: Siswa Syuradikara Ende Ketemu Panglima TNI
Pos Kupang/Romualdus Pius
Flady Faliyenco, Siswa SMAK Syuradikara Ende pose bersama Kepsek dan teman-temannya

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM, ENDE - Berkat pidato yang berjudul "Saya Indonesia Saya Pancasila" menghantarkan Flady Faliyenco atau Bombi, siswa SMAK Syuradikara, Ende, bertemu dengan Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmatyo.

Ia didaulat untuk berpidato di hadapan Panglima TNI saat melakukan kunjungan kerja ke Bali beberapa waktu lalu.

Ketika ditemui di SMAK Syuradikara, Senin (14/8/2017), Bombi menceritakan latar belakang dirinya diminta berpidato di hadapan Panglima TNI berawal ketika dirinya keluar sebagai juara satu dalam lomba pidato antar sekolah di Kabupaten Ende menyambut Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2017. Saat itu ia menjadi juara satu.

Setelah keluar sebagai juara satu, tambah Bombi, dirinya lalu diminta untuk berpidato di hadapan Bupati Ende, Ir Marsel Petu pada saat penutupan Bulan Pancasila di Hotel Flores Mandiri.

Bupati Ende, Ir Marsel Petu yang saat itu menyaksikan pidato Bombi lalu memintannya untuk berpidato pada saat kunjungan Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak ke Ende.

Saat itu, Pangdam IX Udayana yang terkesan atas pidatonya memberikan hadiah uang dalam bentuk dollar sebesar 500 dollar AS yang lalu ditukar dalam bentuk mata uang Indonesia bernilai sebesar Rp 6 juta.

Bombi mengatakan, saat itu Pangdam XI Udayana, Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak tidak saja memberikan hadiah uang namun beberapa waktu kemudian memintanya untuk berpidato di hadapan Panglima TNI, Jendral Gatot Murmantyo di Bali.

Saat ke Bali saya difasilitasi oleh Kodim 1602 Ende termasuk tiket pesawat pergi pulang dari Ende- Bali dan sebaliknya.

Usai berpidato di hadapan Panglima TNI, Bombi mendapatkan hadiah sebuah laptop.

Menurut Bombi meskipun saat ini dirinya pandai berpidato namun sebenarnya dia tidak memiliki bakat untuk berpidato bahkan kemampuan pidatonya ini muncul ketika ada lomba pidato antar SMA di Kabupaten Ende menyambut Hari Lahir Pancasila.

Bombi mengatakan dirinya lalu diminta oleh guru Bahasa Indonesia SMAK Syuradikara, Stef Luan untuk membawakan pidato yang berjudul Saya Indonesia Saya Pancasila.

Atas bimbingan dari gurunya itu Bombi tidak saja keluar sebagai juara satu pidato antar siswa namun membuatnya berani berpidato di hadapan Panglima TNI. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved