Gubernur Lebu Raya Minta ASN di Provinsi NTT Menjaga Sesuatu yang Sangat Penting Ini

Hal itu disampaikan gubernur seusai menganugerahkan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya 10, 20 dan

Gubernur Lebu Raya Minta ASN di Provinsi NTT Menjaga Sesuatu yang Sangat Penting Ini
HUMAS Setda NTT/WILSON BOYMAU
Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya (kanan) menyematkan tanda penghargaan pada ASN di Aula El Tari Kupang, Senin (14/8/2017). 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Frans Lebu Raya, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur yang telah bersama-sama menjaga suasana kondusif, menjaga kebhinekaan dan mengasihi satu sama lain sehingga tercipta kerukunan di daerah ini.

"Saya minta semua kita (ASN) jaga suasana kondusif dan tingkatkan dari waktu ke waktu. Dua tahun lalu (2015), Gubernur NTT menerima anugerah kerukunan. Penghargaan ini diberikan karena mayarakat NTT toleran, menjaga kerukunan dan saling menerima perbedaan masing-masing," kata Gubernur Lebu Raya di Aula Utama El Tari, Kupang, Senin (14/8/2017).

Hal itu disampaikan gubernur seusai menganugerahkan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya 10, 20 dan 30 tahun dari Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. Joko Widodo, kepada 201 orang ASN lingkup Pemprov NTT.

Gubernur mengatakan, rukun dan damai itu harus diwujudkan oleh semua pihak. "Saya minta ASN yang menerima penghargaan maupun ASN yang purnabakti untuk menjaga suasana kondusif dan kerukunan di negeri ini," pinta Lebu Raya.

ASN yang menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya, untuk masa bakti 10 tahun sebanyak kepada 28 orang, 20 tahun sebanyak 29 orang dan 144 orang menerima Satya Lencana Karya Satya 30 tahun.

Selain itu, diberikan juga penghargaan dan bantuan dana kesejahteraan rakyat (kesra) masing-masing sebesar Rp 5 juta kepada 179 orang ASN yang memasuki masa purnabakti untuk periode 1 Januari sampai dengan 1 Agustus 2017. .

Lebu Raya mengatakan, penganugerahan Satya Lencana Karya Satya kepada ASN yang mengabdi selama 10, 20 dan 30 tahun berturut-turut, dilakukan berdasarkan penilaian terhadap ASN yang setia dan disiplin, jujur, taat serta memiliki kinerja yang baik dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Di balik perhargaan ini, kata Gubernur Lebu Raya, tentu harus dibarengi dengan menciptakan kinerja lewat bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja tuntas. Sebab, ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dituntut untuk memiliki tanggungjawab terhadap negara serta mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan.

"Saya berharap setiap ASN dapat mewujudkan tanggungjawabnya dengan bekerja sekeras-kerasnya, mengabdikan diri kepada negara dan dapat merumuskan berbagai program maupun kegiatan yang benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat," pinta Lebu Raya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT, Emanuel Kara, mengatakan penganugerahan tanda kehornatan Satya Lencana Karya Satya 10, 20, 30 tahun, dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP), Nomor, 25 Tahun 1994 tentang tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya dan Keputusan Presiden (Kepres) RI, Nomor, 92/PK/2016 tentang pemberian penghargaan kepada ASN yang memperoleh tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya untuk 10, 20 dan 30 tahun, di lingkup Pemerintah Provinsi NTT serta Keputusan Gubernur NTT nomor, 197/KEP/HK/2017 tentang pemberiaan penghargaan bagi ASN yang memasuki masa purnabakti di linkup Pemerintah Provinsi NTT.

Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi NTT. Demikian Siaran Pers Biro Humas Setda NTT. (*)

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help