PosKupang/

Debu Ancam Kehidupan Warga di Lokasi Translok Lainbaru, Sumba Timur

Ini menderitanya warga yang tinggal di translok. Fasilitas yang mereka miliki masih sangat terbatas

Debu Ancam Kehidupan Warga di Lokasi Translok Lainbaru, Sumba Timur
Pos Kupang/Robert Ropo
Lokasi Translok Lainbaru, Sumba Timur 

Laporan wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, WAINGAPU - Jalan menuju perumahan Translok Laibaru di Desa Laindeha, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur masih beralaskan tanah kapur putih.

Pantauan Pos Kupang, Sabtu (12/8/2017) terlihat jalan menuju perumahan Translok itu dengan panjang kurang lebih sekitar tiga kilometer terhitung dari jalan propinsi Waingapu tujuan kecamatan Matawai Lapau.

Terlihat mulai dari depan pertigaan jalan propinsi itu dibangun sebuah tugu satu tiang tugu yang terbuat dari semen di bahu jalan bagian kanan dan satunya di bahu jalan bagian kiri.

Sementara jalan itu dengan ukuran lebar sekitar tiga meter hanya beralaskan tanah putih tok serta batu karang, sehingga terlihat saat kendaraan melintas debu berterbangan sehingga sangat mengganggu pengguna jalan.
Hal serupa terlihat di gang-gang dalam perumahan Translok itu, sekitar belasan gang jalan itu masih terlihat jalan tanah putih dan beralaskan batu karang.

Sehingga setiap angin tiup maupun kendaraan melintas debu berterbangan dan masuk ke dalam rumah warga.

Selain jalan masih beralaskan tanah, warga di Translok tersebut juga menderita gelap gulita pada malam hari.

Wargapun terpaksa menggunakan lampu pelita maupun lampu lentera untuk penerangan di malam hari. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help