PosKupang/

Warga Sabu di Kupang Merawat Keberagaman Melalui Tarian Padoa

Edward Rihi, koordinator perkumpulan orang Sabu, mengatakan, acara ini merupakan bentuk dukungan orang Sabu terhadap persatuan bangsa.

Warga Sabu di Kupang Merawat Keberagaman Melalui Tarian Padoa
POS KUPANG/EFLIN ROTE
Warga Sabu di Kupang menggelar festival tarian Padoa di Terminal Oepura. 

Laporan Reporter Pos Kupang, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ina Takale terlihat mengatur napasnya yang ngos-ngosan. Perempuan setengah baya ini mengaku tidak merasa letih sedikit pun setelah menari tarian Padoa selama hampir satu jam.

Tarian Padoa merupakan tarian lambang persatuan yang berasal dari Sabu.

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 RI, Perkumpulan Orang Sabu Naikolan menggelar Tarian Padoa, Sabtu (12/8/2017) malam di Terminal Oepura.

Edward Rihi, koordinator perkumpulan orang Sabu, mengatakan, acara ini merupakan bentuk dukungan orang Sabu terhadap persatuan bangsa.

"Bangsa kita ini terdiri dari berbagai macam suku bangsa, jadi harus dirawat. Satu di antaranya adalah dengan terus melestarikan budaya khususnya tarian Padoa ini," ujar Edward.

Acara ini mengundang perhatian masyarakat, tidak hanya orang Sabu, tapi juga warga sekitar.

Terlihat Lurah Naikolan, Nur Pasrap dan beberapa anggota polisi berjaga. (*)

Penulis: Eflin Rote
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help