PosKupang/

Rakerda PDIP NTT Bahas DPC yang Tidak Harmonis

Dikatakannya, forum rakerda itu terbuka untuk menyampaikan unek-unek dari DPC dan jika ingin berkomentar, forumnya terbuka lebar.

Rakerda PDIP NTT Bahas DPC yang Tidak Harmonis
Net
PDIP

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDIP NTT membahas juga salah satu agenda yakni soal DPC-DPC PDIP yang tidak harmonis, selain agenda rutin untuk konsolidasi.

Hal ini disampaikan Sekretaris DPD PDIP NTT, Nelson Matara, kepada Pos Kupang, Sabtu (12/8/2017).

Menurut Nelson, Rakerda PDIP NTT yang dilaksanakan merupakan Rakerda diperluas, artinya membahas soal kondisi DPC-DPC yang tidak harmonis lagi.

"Kita juga bicara soal sinkronisasi, karena banyak instruksi dari DPP perlu diteruskan sampai tingkat ranting. Sedangkan menyangkut DPC yang tidak harmonis itu yang dibahas sampai tuntas," katanya.

Dikatakannya, forum rakerda itu terbuka untuk menyampaikan unek-unek dari DPC dan jika ingin berkomentar, forumnya terbuka lebar.

Sedangkan soal Pilgub NTT, ia mengatakan, agenda itu hanya dibahas secara keseluruhan baik pilkada serentak 2018 sampai pemilu legislatif 2019.

Ketua Panitia, Patris Lali Wolo mengatakan, Rakerda ini sebagai momentum melakukan konsolidasi internal partai menjelang Pilkada serentak dan juga menyongsong pemilu legislatif.

Ketua DPP PDIP, Idam Samawi mengatakan, jika di dalam tubuh partai ada gesekan-gesekan, maka segera diselesaikan.

"Saya minta tolong segera selesaikan masalah secepatnya. Kepada siapa yang merasa tidak nyaman, silakan tinggalkan PDIP," kata Samawi.

Pada kesempatan itu juga, Samawi mengatakan, sikap politik DPP PDIP dalam pilpres 2019 mendatang akan tetap mendukung kader partai.

"Kita tidak perlu deklarasi atau teriak-teriak karena Jokowi itu kader partai. Partai lain sudah deklarasi seperti Partai Golkar dan Hanura," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, PDIP siap menghadapi siapa saja yang mau mengubah ideologi bangsa. (*)

Penulis: oby_lewanmeru
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help