PosKupang/

Pameran Pembangunan Jadi Tempat Pamer Musik

Arena yang merupakan tempat memamerkan produk-prouduk khas daerah NTT ini sangat bising dan tidak seperti pada siang harinya.

Pameran Pembangunan Jadi Tempat Pamer Musik
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Pameran jadi arena pamer aneka soundsystem. 

Pameran Pembangunan Ini Jadi Arena Perang Musik Antarstan

Laporan Wartawan Pos Kupang, Gordi Donofan

POS KUPANG.COM, KUPANG - Arena pameran pembangunan rakyat di Bimoku- Lasiana, Sabtu (12/8/2017), terpantau ramai dan dipadati pengunjung.

Arena yang merupakan tempat memamerkan produk-prouduk khas daerah NTT ini sangat bising dan tidak seperti pada siang harinya.

Pantauan Pos Kupang, sekitar pukul 18.00 hingga 21.00 Wita, arena ini sangat ramai dan para pengunjung mulai berdatangan.

Di arena ini tidak hanya produk-produk yang dipamerkan dan permainan-permainan serta wisata kuliner, tetapi dijadikan sebagai arena "perang" musik di setiap stan.

Hampir di setiap stan pameran dipasang musik dengan soundnya begitu besar sehingga suasana sangar ribut dan membuat bising di lokasi itu.

Lagu-lagu yang diputarpun terdiri dari berbagai macam jenis. Lagu daerah NTT,lagu-lagu nasional, lagu pop, lagu lagu rock serta tidak ketinggalan lagu mancanegara.

Seorang pengunjung, Adit P. Januar (23), mengatakan, hampir semua stan di tempat pameran itu dipasang musik dengan volume sangat besar.

"Saya tidak betah di tempat ini. Bising sekali. Mereka buka musik volumennya besar sekali," ujar pria asal Oesao ini.

Pengunjung lain, Simon Nailiu Pratama (30), mengaku, sangat senang dengar suasana ribut seperti ini. Ini bisa membuat dirinya menghilangkan stres.

"Memang setiap stan ada musik. Tapi hampir tidak kedengaran karena setiap stan putar musik dengan lagu-lagu kesenangannya masing-masing," ungkap pria asal Oesapa ini.

Maya Pari (22)mengaku pusing karena  volume musik yang sangat besar.

"Mau dengar yang mana. Kalau semuanya putar musik," pungkasnya singkat. (*).

Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help