PosKupang/

Begini Harapan Para Bupati Terhadap Direksi Bank NTT yang Baru, Pernyataan Titu Eki Paling Menggigit

Titu Eki mengatakan, tugas direksi baru memberikan pemahaman yang baik agar masyarakat tetap mencintai Bank

Begini Harapan Para Bupati Terhadap Direksi Bank NTT yang Baru, Pernyataan Titu Eki Paling Menggigit
POS KUPANG
Ayub Titu Eki 

POS KUPANG.COM -- Bupati Kupang, Ayub Titu Eki mengharapkan direksi Bank NTT yang baru mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Pasalnya, kasus hukum yang terjadi di tubuh Bank NTT dapat menurunkan kepercayaan masyarakat.

Pernyataan Ayub Titu Eki disampaikan ketika dihubungi Jumat (11/8/2017), terkait hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank NTT di Maumere, Kabupaten Sikka, Jumat kemarin.

Titu Eki mengatakan, tugas direksi baru memberikan pemahaman yang baik agar masyarakat tetap mencintai Bank NTT. Kasus yang dihadapi saat ini, lanjutnya, secara tidak langsung bisa menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat.

"Harus diyakinkan kepada warga bahwa bank ini ada di NTT dan menjadi kebanggaan kita. Uang yang disimpan di bank ini juga tidak ke mana-mana dan berputar di NTT. Saya berharap warga dukung penuh bank milik kita ini," tegas Titu Eki.

Kepada direksi baru Bank NTT, demikian Titu Eki, diharapkan kreatif mencari terobosan dengan menjadikan bank ini sebagai bank komersial. Titu Eki menegaskan, manajemen Bank NTT tidak hanya berharap pada investasi modal dari pemerintah kabupaten/kota di NTT.

"Tugas pimpinan yang baru perbaiki manajemen, jadikan Bank NTT menjadi bank komersial yang ke dalam menumbuhkan ekonomi rakyat dan keluar membangun kerja sama dengan pihak ketiga sehingga bank ini semakin maju," kata Titu Eki.

Bupati Belu, Willy Lay menjelaskan, dalam RUPS luar biasa, Eduardus Bria Seran diusulkan untuk ikut fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) sebagai calon Dirut periode berikutnya.

Bupati Willy mengharapkan agar manajemen Bank NTT ke depan harus melakukan efisiensi. "Saya minta harus efisien. Ketika melakukan efisiensi otomatis meningkatkan laba," ujarnya.

Selain itu, demikian Willy Lay, Bank NTT harus menjadi banknya masyarakat. Bank NTT ini harus mengambil bagian lebih besar dari bank-bank yang lain. "Ini juga saya usulkan kepada seluruh direksi dalam rapat tadi," kata Willy.

Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes mengharapkan para pengurus Bank NTT mengelola bank ini lebih baik lagi.

Dengan demikian, lanjutnya, dividen Bank NTT dibagikan kepada pemerintah kabupaten. "Pembagian dividen itu jadi sumber PAD dan bisa bermanfaat bagi pembangunan masyarakat NTT," kata Raymundus.

Hal yang sama disampaikan Bupati Flotim, Antonius Gege Hadjon. Ia mengharapkan Bank NTT mengelola dan melayani masyarakat secara baik. Keberadaan Bank NTT, kata Anton, harus memberikan keuntungan bagi daerah.

Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera mengharapkan, pengurus baru Bank NTT melaksanakan hasil RUPS di Maumere. Ansar mengharapkan agar antara direksi Bank NTT bekerja sama sehingga bank ini semakin baik ke depan. (yon/roy/lik)

Penulis: Edy Hayon
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help