Terkait Kapal Berisi Rusa, Begini Hasil Investigasi Polisi dan Pihak Balai Taman Nasional Kamodo

gambar rusa dalam perahu itu, sudah beredar luas di media sosial Facebook sekitar seminggu lalu

Terkait Kapal Berisi Rusa, Begini Hasil Investigasi Polisi dan Pihak Balai Taman Nasional Kamodo
ISTIMEWA
ISTIMEWA Rusa-rusa mati berada di dalam kapal motor. 

POS KUPANG.COM, LABUANBAJO -- Aparat Kepolisian Resor Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap pengunggah foto sejumlah rusa yang dibantai dan berada dalam sebuah perahu.

Rusa tersebut diduga berasal dari Taman Nasional Komodo (TNK).

"Masih diselidiki, termasuk pengunggah foto, yang pertama berada di Bima, Nusa Tenggara Barat, akan segera dimintai keterangan," kata Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat AKBP Supiyanto kepada Kompas.com, Rabu (9/8/2017).

Menurut Supiyanto, gambar rusa dalam perahu itu, sudah beredar luas di media sosial Facebook sekitar seminggu lalu

Foto ini yang kini sedang beredar di Labuan Bajo. Diduga puluhan rusa yang diangkut itu hasil perburuan liar di Pulau Komodo
Foto ini yang kini sedang beredar di Labuan Bajo. Diduga puluhan rusa yang diangkut itu hasil perburuan liar di Pulau Komodo (Istimewa)

.

Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Komodo Sudiyono mengatakan, dalam foto tersebut belum menjelaskan asal usul rusa dari mana, kapan kejadiannya, siapa pelakunya, dan data lain yang diperlukan dalam proses pengungkapannya.

"Kami telah membentuk tim internal untuk melakukan investigasi awal terhadap akun Facebook yang memuat foto itu. Tim kami mendapatkan hasil bahwa dalam Facebook itu terdapat dua orang pelaku percakapan serta kapal dengan ciri khas daerah tertentu," ucap Sudiyono.

Selain itu lanjut dia, data lain yang yang telah didapatkan dalam proses investigasi tersebut tidak semua bisa disampaikan, agar tidak mengganggu dalam proses pengungkapan dan penanganan lebih lanjut.

Menurut dia, kesimpulan awal bahwa pelaku percakapan tersebut berada di luar kawasan Taman Nasional Komodo, sehingga pihaknya mengambil sikap untuk berkoordinasi dengan pihak lain, sesuai dengan kewenangan untuk melakukan investigasi secara profesional.

"Karena itu maka, kami belum mendapatkan bukti yang sah secara hukum keterkaitan antara foto itu dengan taman nasional komodo," katanya.

Sudiyono mengatakan, sumber pakan komodo adalah daging dari sejumlah hewan yang berada di Pulau Komodo. 

Rusa adalah salah satu sumber pakan komodo dan saat ini ketersediannya masih mencukupi.

"Hal itu dapat terlihat dari tren populasi komodo sebagai satwa inti, relatif masih stabil hingga saat ini di wilayah Taman Nasional Komodo," ujar Sudiyono.(Sigiranus Marutho Bere)

Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help