Meski Dihadiri 17 Peserta PPGI NTT Tetap Gelar Pelatihan Jabatan Fungsional

Ternyata perawat gigi juga perlu mengetahui hal ini demi meningkatkan profesionalismenya

Meski Dihadiri 17 Peserta PPGI NTT Tetap Gelar Pelatihan Jabatan Fungsional
Net
Ilustrasi perawat gigi 

Laporan Reporter Pos Kupang, Andri Atagoran

POS KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak 17 peserta dari perwakilan 10 Kabupaten/Kota di NTT tampak antusias mengikuti kegiatan pelatihan jabatan fungsional perawat gigi di Balai Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes), Kupang, Kamis (10/8/2017).

Satu di antara 17 peserta yang hadir, Elisabeth Fandriana dari Kabupaten Lembata mengatakan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi peserta.

"Selain itu, kami juga harus menyesuaikan diri dengan regulasi birokrasi. Sebagai tim penilai kinerja di kabupaten tidak legal kalau kami memberikan penilaian tapi kami tidak punya sertifikat," kata Elisabeth.

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum PPGI Indonesia, Epi Nopiah S Pd MAP, Kepala Bapelkes NTT, Apolonaris Berkanis, dan Anggota tim perumus angka kredit perawat gigi, Asep Supriadi SKM.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Persatuan Perawat Gigi Indonesia (PPGI) NTT.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPGI NTT, Agusthinus Wali S Kp G MDSc mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM dari perawat saat praktek di lapangan.

"Kegiatan ini juga merupakan amanat undang-undang dan peraturan menteri kesehatan RI. Dinas kesehatan propinsi NTT memberikan suport legalitas dari kegiatan ini," kata Agusthinus.

Agusthinus menambahkan, kegitan yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi NTT tersebut terselengara atas swadana dari peserta masing-masing.

"Semua pendanaan dari kaminanggota PPGI sendiri tidak ada suport dari pemerintah," kata Agusthinus. (*)

Penulis: Andri Atagoran
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help