PosKupang/
Home »

Bisnis

» Mikro

Kondisi Kacang Kedelai pada Lahan Tiga Ratus Hektare di Terang, Manggarai Barat

Tanaman Kacang Kedelai pada lahan seluas 348 hekar di Terang, Kabupaten Manggarai Barat, gagal panen di tahun 2017 ini

Kondisi Kacang Kedelai pada Lahan Tiga Ratus Hektare di Terang, Manggarai Barat
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Seorang petani di Terang langsung menjemur Kacang Hijau dilahannya usai dipanen, Selasa (8/8/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Servan Mammilianus

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Tanaman Kacang Kedelai pada lahan seluas 348 hekar di Terang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), gagal panen di tahun 2017 ini karena tingginya curah hujan.

Sejumlah petani di Kecamatan Boleng itu membenarkan hal tersebut saat ditemui, Selasa (8/8/2017).

Namun menjelang panen, hujan turun dengan intensitas tinggi. Bahkan banyak tanaman kacang yang terendam banjir.

Sebagian besar tanaman kacang rusak dan gagal panen. Hanya sebagian kecil saja yang bisa dipanen tetapi hasilnya turun drastis.

Lahan yang ditanami Kacang Hijau pada 2017 ini di ibu kota Kecamatan Boleng itu, seluas 348 hektar. Tersebar di Desa Sepang, Golo Sepang dan Mbuit.

Beberapa petani yang ditemui di desanya, yakni Ketua Kelompok Wae Rejo Desa Sepang Romanus Harus, serta petani lainnya, yaitu Fabianus Sai; Erna Nau; Siti Arkian dan Mateus Aman.

"Hujan baru berhenti tiga minggu lalu. Sebelumnya hampir setiap hari hujan turun makanya tanaman Kacang Hijau gagal panen. Kalau sering kena basah, pasti kacang rusak dan tidak jadi," kata Romanus.

Hal senada disampaikan oleh Fabianus. "Intensitas hujan mulai tinggi saat usia tanaman kacang sekitar tiga minggu. Sejak Bulan Mei hujan turun hampir setiap hari," kata Fabianus.

Secara terpisah, Erna juga menyampaikan hal yang sama.

Halaman
12
Penulis: Servan Mammilianus
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help