PosKupang/
Home »

Bisnis

» Mikro

Harga Ayam Pedaging Naik, Begini Reaksi Pengusaha Rumah Makan di Kupang

Harga ayam pedaging yang naik sejak akhir Juni 2017 hingga awal Agustus 2017 cukup meresahkan warga terutama pemilik rumah makan.

Harga Ayam Pedaging Naik, Begini Reaksi Pengusaha Rumah Makan di Kupang
POS KUPANG/ANDRI ATAGORAN
Pemilik rumah makan pecel ayam, Sabar, saat ditemui di rumah makannya di Kupang, Selasa (8/8/2017). 

Laporan Reporter Pos Kupang, Andri Atagoran

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Harga ayam pedaging yang naik sejak akhir Juni 2017 hingga awal Agustus 2017 cukup meresahkan warga terutama pemilik rumah makan.

Satu di antara pemilik rumah makan di Kota Kupang, Ani Nuryanti mengatakan, sejak akhir bulan juni harga ayam di kisaran Rp 35 ribu per ekor dan merangkak naik perlahan hingga Rp 45 per ekor pada awal Agustus.

 “Sempat naik hingga Rp 50 ribu per ekor, tapi alhamdulilah sekarang sudah turun di harga Rp 45 ribu. Kalau harganya naik sampai Rp 50 ribu, kami tetap beli walaupun untungnya sangat kecil,” kata Ani di rumah makan miliknya, Selasa (8/8/2017).

Sementara itu, pemilik rumah makan lainnya yang membeli ayam pedaging di pasar Oebobo, Sabar, mengatakan, harga ayam yang naik cukup meresahkan dirinya. Sabar khawatir tidak bisa membuka usaha pecel ayam apabila harga ayam pedaging terus naik.

“Ya, pasti khawatir, tapi mau gimana. Sejauh ini saya masih yakin harganya tidak akan naik karena saya dapat informasi dari pedagang ayam pedaging di pasar harganya perlahan akan normal,” kata Sabar.

 Sabar menambahkan, saat ini harga ayam pedaging di Pasar Oebobo masih di kisaran Rp 45 ribu/ekor.

“Ya, walaupun harganya masih tinggi, warung pecel ayam tetap kami buka,” kata Sabar.  (*)

Penulis: Andri Atagoran
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help