PosKupang/

Gelar Rakor Dengan Tokoh Adat, Bupati Ende Bunuh Kerbau

Ini penjelasan panitia penyelenggara terkait pertemuan antara Bupati Ende dan Mosalaki

Gelar Rakor Dengan Tokoh Adat, Bupati Ende Bunuh Kerbau
Pos Kupang/Romualdus Pius
Bupati Ende menjamu ketua adat setempat dengan membunuh satu ekor kerbau jantan. Kegiatan itu dilakukan dalam ranga mendekatkan diri dengan masyarakat 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM, ENDE - Dalam rangka menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan para mosalaki (tokoh adat-red) Bupati Ende, Ir Marsel Petu membunuh seekor kerbau jantan di pelataran museum tenun ikat, Senin sore (7/8/2017). Rakor tersebut digelar pada, Selasa (8/8/2017).

Disaksikan Pos Kupang, sebelum membunuh kerbau Bupati Ende, Ir Marsel Petu bersama unsur pimpinan Muspida Kabupaten Ende seperti Kapolres Ende, AKBP Ardiyan Mustaqim dan Dandim 1602 Ende, Letkol Kav Suteja juga Kejari Ende, Muji Martopo terlebih dahulu menjalani prosesi adat dengan menaiki rumah adat dan turun ke pelataran untuk menyembelih kerbau.

Kerbau yang sudah diikat di tiang pancang lalu secara seremonial dibunuh Bupati Ende, Ir Marsel Petu dengan cara melukai kepala dan kaki kerbau dan selanjutnya dieksekusi oleh para penjagal. Daging kerbau itu dijadikan lauk bagi peserta rakor.

Ketua Panitia Pelaksana, Kornelis Wara dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan rakor dimaksudkan sebagai ruang untuk merajut dan menumbuhkan kekuatan bekerja sama dan sama-sama bekerja dalam konteks kemitraan sesuai peran dan fungsi masing-masing Pemerintah, para Mosalaki dan pimpinan agama.

Selain itu, sebagai forum konsultasi antara pemerintah dengan para Mosalaki atas masalah pembangunan yang telah dilakukan, yang sedang dilakukan dan yang akan dilakukan ke depan. (*)

Penulis: Romoaldus Pius
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help