PosKupang/

Nusa Tenggara Timur Darurat Hepatitis, Ini yang Perlu Dikerjakan

Dapat kita bayangkan dalam satu kelas terdapat 2 -3 siswa yang positif hepatitis dan dalam interaksi kemungkinan besar

Nusa Tenggara Timur Darurat Hepatitis, Ini yang Perlu Dikerjakan
Tribunnews
Hepatitis

Catatan Hari Hepatitis Sedunia

Oleh: Vinsen Belawa Making SKM, M.Kes
Wakil Ketua Stikes CHMK, Sekretaris Eksekutif IAKMI Provinsi NTT

POS KUPANG.COM -- Data terbaru yang dirilis Harian Pos Kupang, Kamis (27/07/2017) sangat mengharukan. Satu dari 25 calon mahasiswa terindikasi hepatitis. Ini baru calon mahasiswa yang mendaftar di sekolah tinggi kesehatan sedangkan yang mendaftar di perguruan tinggi lainnya tidak terdeteksi karena tidak melalui tes kesehatan di laboratorium kesehatan. Artinya kemungkinan besar prevalensi positif hepatitis bisa lebih tinggi lagi.

Dapat kita bayangkan dalam satu kelas terdapat 2 -3 siswa yang positif hepatitis dan dalam interaksi kemungkinan besar mereka dapat menularkan virus ini kepada yang lainnya. Lebih berbahaya lagi apabila tinggal bersama di asrama dengan pola hidup bersama. Sebab penularan virus ini relatif mudah yaitu melalui penggunaan bersama barang pribadi seperti alat makan bersama, pisau cukur, sikat gigi atau barang lainnya yang tercemar darah.

Baca: Kebiasaan Minum dari Satu Gelas Sopi di Sikka Rentan Tularkan Hepatitis

Hal ini diperkuat penelitian Resmi Aini dan Jarwati Susiloningsih (2013) di Yogyakarta yang menyatakan riwayat keluarga yang menderita hepatitis B merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap kejadian hepatitis B (ada anggota keluarga yang menderita hepatitis, menggunakan sikat gigi dan alat potong kuku bergantian).

Hal ini menjawab realita mengapa anak-anak cerdas dari Nusa Tenggara Timur (NTT) umumnya tidak dapat lolos seleksi dalam beberapa program pendidikan unggulan nasional seperti IPDN, kedokteran, kepolisian RI dan program lainnya yang mengharuskan pemeriksaan kesehatan lengkap.

Hepatitis adalah peradangan atau infeksi pada sel-sel hati. Penyebab hepatitis yang paling sering virus, yang dapat menyebabkan pembengkakan dan pelunakan hati. Salah satu jenis penyakit hepatitis yang berbahaya adalah hepatitis B. Penyakit hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B yang bersifat akut atau kronik dan termasuk penyakit hati yang paling berbahaya dibandingkan dengan penyakit hati yang lain. Penyakit hepatitis B tidak menunjukkan gejala yang jelas, hanya sedikit warna kuning pada mata dan kulit disertai lesu.

Baca: Manfaat Deteksi Dini terhadap Hepatitis

Penderita sering tidak sadar bahwa sudah terinfeksi virus hepatitis B dan tanpa sadar pula menularkan kepada orang lain (Misnadiarly, 2007). Sebagai langkah antisipasi sudah seharusnya para ibu mencegah dengan melakukan imunisasi lengkap pada bayinya.

Halaman
123
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help