PosKupang/

Beras Bantuan di Gudang Kontrakan Pemkab Lembata Tercampur Tanah

Lantai gudang itu penuh debu karena tidak pernah disapu. Dindingnya juga sangat kotor dan penuh laba-laba. Sementara atapnya bocor.

Beras Bantuan di Gudang Kontrakan Pemkab Lembata Tercampur Tanah
POS KUPANG/EDY BAU
Tumpukan karung beras bantuan pemerintah yang ada di dalam gudang kontrakan pemerintah di Wangatoa, Lewoleba, Selasa (1/8/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Frans Krowin

POS KUPANG. COM, LEWOLEBA - Beras bantuan pemerintah yang tersimpan di dalam gudang kontrakan di Wangatoa, Lewoleba, Kabupaten Lembata, kini sudah bercampur tanah. Ini terjadi karena kondisi gudangnya amat memrihatinkan.

Lantai gudang itu penuh debu karena tidak pernah disapu. Dindingnya juga sangat kotor dan penuh laba-laba. Sementara atapnya bocor. Atap yang bocor tersebut, persis di atas tumpukan beras.

Di dalam gudang itu, ada beras bantuan pemerintah yang banyaknya sekitar 7 ton. Ada juga beras busuk yang volumenya mencapai 21 ton lebih. Beras busuk tersebut hingga kini masih menumpuk di gudang itu, karena menunggu proses audit yang dilakukan inspektorat setempat.

Selain dua jenis beras tersebut ditumpuk saling berdekatan, ada juga barang lain yang disimpan di gudang itu, semisal berkas administrasi beberapa instansi hasil merger beberapa tahun silam.

Berkas pemerintah itu tersimpan di dalam map, kemudian diletakkan di atas sebuah lemari.

Sementara lemari lain penuh berkas juga ada dalam gudang tersebut. Dan, berkas administrasi lainnya, terisi di dalam karung yang ditumpuk pada salah satu sudut gudang.

Puluhan dos berisi peralatan dapur untuk membantu korban bencana sosial dan bencana alam, juga ada di dalam gudang tersebut.

Alhasil, gudang yang jauh dari perawatan tersebut, tersimpan aneka barang bantuan pemerintah.

Dari aneka jenis barang tersebut, beras bantuan pemerintah paling dominan. Beras yang diisi dalam karung berlabel dolog itu, ditumpuk pada sisi timur bagian utara gudang. Sementara sisi selatannya beras bantuan yang sudah membusuk.

Halaman
123
Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help