Berita Flores Lembata Alor

Observasi di Labuan Bajo, Mahasiswa Jogja Gelar Lomba Memanah Ikan

Rombongan mahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Jogyakarta berada di Labuan Bajo untuk observasi

Observasi di Labuan Bajo, Mahasiswa Jogja Gelar Lomba Memanah Ikan
ISTIMEWA
Sejumlah mahasiswa dan dosen Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta beristirahat di rumah jabatan Sekda Manggarai Barat, Minggu (30/7/2017). Mereka semua selamat. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Servan Mammilianus

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO--Rombongan mahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Jogyakarta berada di Labuan Bajo untuk observasi berkaitan dengan penyusunan master plan pengembangan desa nelayan.

Dosen pembimbing para mahasiswa itu, Greg Wuryanto, menjelaskan itu saat jumpa pers bersama Pemkab Mabar, pihak Polres Mabar, Syahbandar, Basarnas serta pihak terkait lainnya, Senin (31/7/2017) di rumah jabatan Sekda Mabar, Rofinus Mbon.

Disebutkan, para mahasiswa mulai melakukan kegiatannya sejak tanggal 4 Juli 2017 di Pulau Seraya Kecamatan Komodo dan di Rangko Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

"Kegiatan mulai tanggal 4 di Seraya dan Rangko-Boleng. Program kami berkaitan dengan master plan desa nelayan, melakukan observasi. Ada pembangunan fasilitas umum, seperti masjid dan rumah sehat dengan membuat rencana anggaran. Ini agar ke depannya, desa harus punya dokumen penggunaan prioritas dana desa," kata Greg.

Program itu kata dia, bersinggungan langsung dengan pengembangan wisata di Labuan Bajo. Para mahasiswa juga mengunjungi desa-desa yang memiliki potensi wisata.

Greg menambahkan, sempat diselenggarakan lomba ketinting dan di Rangko lomba memanah ikan serta lomba membuat miniatur kapal.

Menurut Greg, sebelum kejadian mereka sudah berencana melakukan perjalanan dua hari satu malam.

"Perjalanan saat itu mulai jam 9 pagi, perjalanan dilalui dengan tenang dan kecepatannya santai. Ada tiga destinasi yang kami kunjungi, yakni Gili lawa; Pink Beach dan Kanawa. Malamnya kami inap di dekat Pulau Kalong. Lalu besok paginya kami ke Padar, kami jalan setengah enam. Selanjutnya ke Rinca. Kejadiannya di Batu Tiga, saat kejadian saya di lantai bawah dalam kabin. Tidak melihat langsung, hanya goncang ke kiri dan ke kanan. Akhirnya kapal miring 90 derajat, bukan tenggelam," tutur Greg.

Untuk diketahui, kapal KLM Versace Jaya, GT 43 yang mereka tumpangi itu, milik Kaharudin H Siga. Kapten kapalnya Ambo Sakka; nahkoda Herman Ihlas; ada tiga orang ABK, yakni Daud, Agus Sofyan dan M Randi Yuhandi.

Kecelakaan terjadi, Minggu (30/7/2017) di seputaran Selat Linta kawasan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK).

Saat kejadian, kapal itu mengangkut 17 orang mahasiswa; satu dosen dan satu lagi warga Labuan Bajo.

Total yang berada di dalam kapal 24 orang dan semuanya selamat. (*)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved