PosKupang/

Bahaya! Dua Kawasan Ini Menjadi Lokasi Pengeboman Ikan di Flores Timur

Ini yang dikuatirkan pihak Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Flores Timur terkait kasus bom ikan

Bahaya! Dua Kawasan Ini Menjadi Lokasi Pengeboman Ikan di Flores Timur
Pos Kupang/Felix Janggu
Apolinardus Demoor 

Laporan wartawan Pos Kupang, Felix Janggu

POS KUPANG.COM, LARANTUKA - Kawasan perairan Selatan Solor dan Timur Tanjung Bunga Flores Timur diketahui sebagai kawasan pemijaan atau rumah bertelur bagi ikan-ikan di kawasan perairan Flores Timur.

Setelah bertelur di dua titik tersebut, baru ikan-ikan bergerak di kawawan lingkaran teluk Solor-Adonara dan Larantuka.

"Sayangnya justru di daerah larang tangkap tersebut masyarakat melakukan pengeboman ikan," kata Kadis Kelautan dan Perikanan Flotim Erna da Silva melalui Kabid Pengawasan dan Pengelolaan Pulau-pulau Kecil pada DKP Flotim, Apolinardus Demoor Selasa (1/8/2017).

Dus, demikian Apolinardus disapa mengungkapkan, kawasan konservasi daerah ini terancam karena berbagai aksi pengeboman ikan yang masih marak di Flotim.

Rencana bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon membangun pos pengawasan laut di Waibao Tanjung Bunga, kata Dus, sebagai langkah strategis memudahkan pengawasan laut Flotim.

"Pos pengawasan Waibao rencananya akan dilengkapi dengan sarana prasarana. Hal itu akan sangat menghemat biaya operasional pengawasan," kata Dus.

Meski dengan sarana yang terbatas, kata Dus, DKP Flotim bersama Pol Air dan Wildlife Conservation Society (WCS) terus melakukan pengawasan.

"Sekarang ini ada tiga pelaku pengeboman ikan yang sedang kita proses," kata Dus.

Meski ada banyak tantangan dari nelayan, bahkan mengancam jiwa aparat pengawas, kata Dus, pemerintah akan terus melakukan pengawasan. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help