PosKupang/

Investigasi Pungli di Rutan Kupang

Bantahan Kepala Rutan Kelas II B Kupang memang wajar dan sah-sah saja. Apalagi kalau dugaan pungli itu ditanyakan langsung

Investigasi Pungli di Rutan Kupang
Shutterstock
ilustrasi 

POS KUPANG.COM -- Kabar kurang sedap datang dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kupang. Rutan yang sejatinya sebagai tempat pembinaan para pelaku kasus tindak pidana itu justru melakukan perbuatan yang kurang mendidik. Oknum petugas yang ada di dalam rutan justru melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap para tahanan.

Dugaan pungli terhadap para tahanan Rutan Kupang ini memang langsung dibantah oleh Kepala Rutan Kelas II B Kupang. Hadi menegaskan, tidak ada pungutan air kepada para tahanan di Rutan Kupang, apalagi pungutan uang kebersihan. Sebab, pungutan kepada para tahanan itu tidak dibenarkan.

Bantahan Kepala Rutan Kelas II B Kupang memang wajar dan sah-sah saja. Apalagi kalau dugaan pungli itu ditanyakan langsung oleh Kepala Rutan Kupang kepada oknum petugas yang melakukan pungutan. Sudah bisa ditebak, jawaban oknum petugas pasti membantah ada pungutan terhadap para tahanan.

Begitu juga kalau ditanyakan langsung kepada para tahanan, pasti para tahanan tidak mengakui adanya pungutan tersebut. Mereka pasti memilih menjawab tidak jujur atau tidak mengakui demi keamanan dan keselamatan mereka selama berada di dalam tahanan.

Tapi jika merujuk pada pengakuan para tahanan ketika berada diluar maupun mantan tahanan, dugaan adanya pungutan oleh oknum petugas di Rutan Kelas II B Kupang itu sebetulnya menarik untuk dicaritahu kebenarannya. Untuk mendapatkan data yang valid tentang kebenaran adanya pungli oleh oknum petugas tersebut, Kepala Rutan Kupang tidak harus bertanya kepada petugas maupun kepada para tahanan. Tapi butuh investigasi yang mendalam bahkan bila perlu sampai pada tangkap tangan.

Melihat posisi tahanan ketika berada di rutan, maka pungutan yang dilakukan oleh oknum petugas sangat mungkin terjadi. Sebab ketika berada di dalam rutan, para tahanan berada dalam posisi lemah. Keberadaan mereka di dalam tahanan itu ada dalam genggaman petugas rutan. Aman atau tidaknya mereka di dalam tahanan, sangat tergantung hubungan mereka dengan oknum petugas yang berada di dalam rutan.

Begitu juga soal kemudahan yang akan mereka dapatkan selama berada di dalam tahanan sangat tergantung dari hubungan mereka dengan oknum petugas yang ada di dalam rutan. Posisi inilah yang bisa dimanfaatkan oleh oknum petugas di rutan untuk melakukan pungli terhadap tahanan.

Ya yang namanya pungli tidak dilakukan secara terang-terangan tapi secara tersembunyi dan praktiknya sangat rapi. Di sinilah pentingnya investigasi. Agar tidak adanya pungutan terhadap istri atau suami yang ingin melakukan hubungan biologis di rutan, sebaiknya di rutan disediakan sebuah bilik khusus atau bilik asmara bagi para tahanan yang ingin melepas rindu. *

Penulis: PosKupang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help