Hariana Tidak Mampu Selamatkan Diri Saat Rumahnya Terbakar, Begini Ceritanya

Mertua korban, Samsa menyebutkan, kebakaran itu berawal saat kompor yang dinyalakan anaknya, Mesyudin untuk merebus mi tiba-tiba terbakar.

Hariana Tidak Mampu Selamatkan Diri Saat Rumahnya Terbakar, Begini Ceritanya
Shutterstock
Ilustrasi kebakaran 

POS KUPANG. COM, AMBON - Kebakaran menghanguskan rumah sekaligus kios tempat penjualan bensin eceran di Desa Nania, Kecamatan Baguala Ambon, Minggu (30/7/2017) petang pukul 18.00 WIT.

Pemilik kios, Hariana (34), meninggal dunia karena terjebak di dalam kamar mandi rumah tersebut.

Mertua korban, Samsa menyebutkan, kebakaran itu berawal saat kompor yang dinyalakan anaknya, Mesyudin untuk merebus mi tiba-tiba terbakar.

 “Anak saya sedang merebus mi di dapur, dia lalu melayani seorang warga yang tengah membeli bensin, dan saat itulah kompor mulai terbakar dan membakar rumah,” kata Samsa, Minggu.

Menurut Samsa, saat kebakaran terjadi, sejumlah warga yang datang langsung menyelamatkannya dari dalam rumah tersebut.

Korban saat itu tengah berada di dalam kamar mandi.

Dia mengaku anaknya sempat berusaha menyelamatkan istrinya, namun api terus membesar, tidak ada yang berani menolong korban.

“Anak saya meminta istrinya itu keluar tapi dia menjawab dari dalam kamar mandi tidak bisa,” ujarnya.

Seorang tukang ojek, Juhardin Hasan (38) mengaku saat kejadian, warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Setelah kobaran api mulai berangsur padam, warga langsung masuk ke kamar mandi dan mengeluarkan korban.

“Setelah diangkat korban langsung dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong lagi,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon, AKP Teddy mengatakan, selain korban tewas, suami korban juga mengalami luka bakar di bagian tangannya.

Dia mengaku saat ini jasad korban sudah diambil oleh pihak keluarga.

“Keluarga korban menolak adanya otopsi dan saat ini jenazah sudah dibawa pulang keluarga,” kata Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon, AKP Teddy.

Kebakaran melanda kawasan hutan di Gunung Gle Taron, Aceh Besar. (*)

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help