VIDEO: Sudah Tahukah Anda TB Bisa Menyerang Selaput Otak?

Tuberkulosis alias TB adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman TB (mycrobacterium tuberculosis).

VIDEO: Sudah Tahukah Anda TB Bisa Menyerang Selaput Otak?
POS KUPANG/YENI RAHMAWATI
PERDHAKI melakukan pertemuan dengan Kader WPA di Aula Rumah Jabatan Walikota Kupang, Kamis (27/7/2017). 

 Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM, KUPANG - Tuberkulosis alias TB adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman TB (mycrobacterium tuberculosis).

TB yang dahulu dikenal TBC sering menyerang paru-paru. Namun kuman ini juga dapat menyerang organ tubuh lainnya seperti selaput otak, kulit dan tulang. 

Sekretaris KPA Kota Kupang, Drs. Agustinus Quintus, MS, menjelaskan TB bukanlah penyakit keturunan dan bukan disebabkan karena kutukan atau guna-guna. TB dapat menyerang siapa saja (tua, muda, laki-laki, perempuan, miskin, kaya). 

Aquintus menyampaikan sumber penularan TB melalui dahak penderita TB yang mengandung kuman TB. Penularan terjadi bila penderita batuk, bersin atau berbicara sehingga percikan dahaknya yang mengandung kuman TB melayang-layang di udara dan terhirup oleh orang lain. 

Orang sehat dengan TB Laten bila terkena HIV, maka TB-nya akan menjadi aktif. Orang dengan HIV positif meskipun belum terkena AIDS, kekebalan tubuhnya akan melemah sehingga ketika terkena kuman TB akan sangat mudah terjangkit. 

Pasien TB harus waspada HIV karena pasien TB atau pasangannya memiliki risiko tinggi tertular HIV jika berhubungan seks berganti-ganti pasangan dan menggunakan narkoba suntik. 

Ia mengatakan bila anggota WPA menemukan saudara atau tetangga yang diduga TB,  dapat disembuhkan dengan berobat secara teratur sampai tuntas di Puskesmas atau RS.

HIV dapat dikendalikan dengan minum obat ARV secara teratur. Periksa ke dokter, di rumah sakit atau Puskesmas yang menyediakan obat ARV (Anti Retro Viral) untuk memastikan apakah Anda sudah bisa meminumnya.

Hidup sehat, istirahat cukup, makan teratur, berolahraga, jangan merokok dan atau minum alkohol. Saat batuk dan bersin, tutup mulut Anda dengan sapu tangan/tissue atau gunakan masker. 

Pada kegiatan Pertemuan Koordinasi KPA Kota Kupang dan PERDHAKI ini diikuti oleh perwakilan anggota aktif WPA se-Kota Kupang.

“Kegiatan pertemuan ini bertujuan agar kader WPA terlibat menjadi kader TB, karena HIV dan TB satu komponen yang saling berkaitan. Program ini harus berjalan terus di warga, jangan sampai terputus pendampingan, terputus pengobatan, dan orang yang tidak didorongkan ke pelayanan kesehatan. Sebanyak 51 kader TB di WPA yang bertugas untuk menemukan dan mendorong warga masyarakat yang diduga TB,” katanya di Aula Rumah Jabatan Walikota, Kamis (27/7/2017).

Oleh karena setiap WPA terdiri dari 10 kader, maka setiap kader sudah diberikan perannya masing-masing. Di WPA sudah ada dua kader pendamping ODHA dan satu kader TB. Jadi bisa bekerja sama untuk mendampingi TB dan HIV. (*) 

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved