Pasutri Ditemukan Tewas, Suami Tergantung Istrinya Telentang di Mobil

Menurut info yang dididapat dari keluarga korban, kedua mayat tersebut adalah pasangan suami istri.

Pasutri Ditemukan Tewas, Suami Tergantung Istrinya Telentang di Mobil
pos kupang
Suasana di lokasi ditemukannya kedua mayat yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, Jumat (28/7/2017) 

POS KUPANG.COM -- Dua mayat yang ditemukan di sebuah rumah di Kaliabu RT 1 RW 12, Banyuraden, Gamping, Sleman, Jumat (28/7/2017) diketahui merupakan pasangan suami istri.

Adapun identitas mayat yang berjenis laki-laki bernama Daniel Priyana (47), warga Dongkelan, sedangkan mayat yang perempuan bernama Dwi Septi Respati Dewi alias Wiwik, warga Dongkelan.

Kapolsek Gamping, Kompol Herwinedi, mengatakan pihaknya mendapat telepon dari warga sekitar bahwa ditemukan seseorang menggantung di sebuah rumah.

Mengetahui hal tersebut, pihaknya langsung bergegas ke lokasi kejadian.

"Kami dapat telepon dari masyarakat, ada orang gantung diri di dapur rumah daerah Kaliabu. Personel kami, baik dari reskrim dan SPKT langsung kesini tadi kira-kira jam 1 siang dan ternyata benar," katanya saat ditemui di TKP, Jumat (28/7/2017).

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah pihaknya sampai di TKP, ada masyarakat yang memberitahu bahwa di mobil yang terparkir di depan rumah terdapat seorang perempuan dengan posisi terlentang.

Pihaknya langsung menghubungi Puskesmas terdekat serta mendatangan tim dari Polres Sleman.

Menurut info yang dididapat dari keluarga korban, kedua mayat tersebut adalah pasangan suami istri.

"Setelah kami menemukan korban gantung diri, ada masyarakat yang ngomong, 'pak ada 2 pak, di mobil satunya'. Kami mengecek dan benar ada mayat di dalam mobil, kami langsung nutup jalan dan menghubungi Puskesmas serta tim dari Polres Sleman. Menurut info dari keluarga mereka itu suami istri," jelasnya.

Kapolsek juga mengatakan, pihaknya menemukan surat di dekat tempat bunuh diri tersebut. Pihaknya masih belum bisa menyimpulkan motif kasus ini.

"Ada dua surat tadi, yang satu di rumah yang satu di mobil, surat yang di rumah isinya 'Rasah ngundangi polisi aku langsung diterke wae ning Dongkelan'. Dugaan sementara kami belum bisa menyimpulkannya," pungkasnya. (Pradito Rida Pertana)

Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved