PosKupang/

Prosesi Nai Feto Lalean di Atapupu Belu, Mengenang Sejarah Masuknya Misi Katolik di Timor Barat

Menurut Pastor di Paroki Atapupu, Romo Yoris Samuel Giri, Pr, prosesi ini dimulai sejak tahun 2012.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG. COM, ATAMBUA —Tahun 2017 merupakan tahun kelima dilakukannya prosesi perarakan Tri harta Iman yakni Salib suci, Arca Bunda Maria dan Kitab Suci di Paroki Atapupu, Keuskupan Atambua.

Prosesi yang lebih dikenal dengan sebutan prosesi perarakan Nai Feto Lalean (Bunda Maria Ratu Surga, red) tahun ini dimulai pada Selasa (25/7/2017) dan akan berakhir pada tanggal 31 Juli 2017 mendatang.

Menurut Pastor di Paroki Atapupu, Romo Yoris Samuel Giri, Pr, prosesi ini dimulai sejak tahun 2012 bersamaan dengan pentahbisan Gereja Atapupu yang baru.

“Ketika Gereja Atapupu yang terbaru ditahbiskan oleh uskup, kita memulai dengan sebuah kebangkitan iman yang baru. Yaitu umat bisa kembali mengenal misi awal Gereja Katolik di Timor Barat. Misi Katolik masuk ke Timor Barat itu mulai dari Stasi Atapupu,” ujarnya.

Romo Yoris mengatakan, Misi Katolik di Timor Barat bermula dari Atapupu sekitar tahun 1800-an.

Sedangkan Atapupu resmi menjadi sebuah stasi di bawah Keuskupan Agung Batavia pada tahun 1883 .

Misi ini dibawa oleh para imam Dominikan disusul para imam Jesuit.

Para misionaris ini datang memberitakan Injil dan membaptis banyak orang.

“Sejak saat itu kita kenal tentang Yesus Kristus, kita kenal keselamatan dan kenal tentang Gereja. Prosesi ini dibuat sejak tahun 2012 untuk tidak hanya mengenang saja, tapi terus menerus sebagai pembangkitan iman, hidup baru, semangat baru, baik dalam karya pelayanan para imam maupun iman umat,” jelasnya.

Tri Harta Iman yakni Salib Suci, Arca Bunda Maria dan Kitab Suci diarak menuju Kapela Stasi Seroja- Desa Silawan, Rabu (26/7/2017).
Tri Harta Iman yakni Salib Suci, Arca Bunda Maria dan Kitab Suci diarak menuju Kapela Stasi Seroja- Desa Silawan, Rabu (26/7/2017). (POS KUPANG/EDY BAU)
Halaman
12
Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help