PosKupang/

Ini Sasaran Strategis Capaian BKKBN Tahun 2019

Ini penjelasan dari Ketua BKKBN pusat terkait dengan sasaran strategis BKKBN hingga tahun 2019

Ini Sasaran Strategis Capaian BKKBN Tahun 2019
Pos Kupang/andri atagoran
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT, Marianus Mau Kuru, SE.MPH 

Laporan Reporter Pos Kupang, Andri Atagoran

POS KUPANG.COM, KUPANG - Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) KB dari 22 kabupaten dan kota di NTT menghadiri kegiatan rapat evaluasi program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) di Hotel Aston Kupang, Kamis (27/7/2017).

Dalam arahannya, Kepala BKKBN, Dr Surya Chandra Surapaty, MPH, Ph D, melaui Direktur Perencanaan Pengendalian Penduduk Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Drs Beny Benu, MSi mengatakan, rencana Pembangunan Jangkah Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Strategis (Renstra) BKKBN 2015-2019 telah menetapkan sasaran strategis yang harus dicapai pada tahun 2019.

"Sasaran tersebut di antaranya adalah Angka Kelahiran Total atau Total Fertility Rate (TFR) menjadi 2.3, Unmet Need turun menjadi 9,9%, tingkat kelangsungan pemakaian kontrasepsi atau Contraceptive Prevalancy Rate (CPR) untuk semua metode meningkat menjadi 66%, penggunaan metode KB jangka panjang (MKJP) meningkat menjadi 23,5%, dan tingkat putus pakai turun menjadi 24,6%," kata Beny.

Sasaran-sasaran tersebut menurut Beny, merupakan barometer keberhasilan pelaksanaan Program KKBPK pada periode 2015 - 2019.

"Karena itu, BKKBN harus lebih fokus dalam upaya mencapai sasaran-sasaran strategis di atas," kata Beny.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT, Marianus Mau Kuru, SE, MPH mengatakan, CPR NTT saat ini masih rendah sehingga berdampak pada tujuan akhir dari program ini yaitu total FTR harus turun. TFR yang ideal, kata Marianus berada di angka 2,1.

Oleh karena itu, Marianus menghimbau seluruh masyarakat NTT berpikir bahwa program KB memiliki peran yang sangat mulia dari semua aspek.

"Kapan sekolah, bekerja, menikah, mempunyai anak dan beranak berapa itu yang namanya keluarga berencana. Untuk pelaku program dari semua tingkatan propinsi dan kabupaten mari kita bersinergi untuk mewujudkan tujuan-tujuan dari program-program BKKBN ini," ajak Marianus. (*)

Penulis: Andri Atagoran
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help