Bonifasia Bangga Sekolahnya Raih Perak di Ajang Bali International Choir Festival 2017

Kepada Pos Kupang di SMAK Frateran Ndao, Agata mengatakan bahwa dia dan teman-temannya merasa bangga atas prestasi yang mereka raih.

Bonifasia Bangga Sekolahnya Raih Perak di Ajang Bali International Choir Festival 2017
facebook/BICF - Bali International Choir Festival
Peserta Bali International Choir Festival 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Romualdus Pius

POS-KUPANG. COM, ENDE -- Bonifasia Agata Tefa merasa bangga karena sekolahnya SMAK Frateran Ndao berhasil meraih medali perak dalam ajang Bali International Choir Festival yang diadakan di Bali pada 14 hingga 20 Juli 2017.

Kepada Pos Kupang  di SMAK Frateran Ndao, Agata mengatakan bahwa dia dan teman-temannya merasa bangga atas prestasi yang mereka raih.

Dengan demikian mereka bisa mengharumkan nama sekolah.

Tidak saja di level lokal, namun nasional bahkan internasional karena peserta festival tersebut berasal dari 12 negara asing.

Agata mengatakan jerih payah dia dan teman-temannya rasakan pada saat latihan terbayarkan ketika berhasil meraih medali meskipun baru medali perak.

Atas keberhasilan itu, Agata mengatakan dia dan teman-temannya menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah mempercayakan mereka dan juga pelatih serta orangtua yang telah memberikan dukungan moril dan materil sehingga mereka bisa meraih prestasi di Bali.

Agata mengatakan bahwa dia dan teman-temannya memang merasa bangga, namun itu bukan akhir dari prestasi yang hendak mereka raih.

Mereka akan berusaha lebih keras dalam berlatih sehingga kalau memang diberi kesempatan bisa meraih emas di waktu mendatang.

Kepala SMAK Frateran Ndao, Fr. Wilhelmus Satel Sura, BHK mengatakan pihaknya memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih para siswanya dalam ajang Bali International Choir Festival yang diadakan di Bali.

"Pretasi yang diraih para siswa tersebut, katanya, merupakan buah dari kerja keras para siswa sebelum turun dalam kejuaraan itu," ujar Fr Wilhelmus.

Dia mengatakan bahwa SMAK Frateran Ndao dalam mengajar para siswa tidak hanya berorientasi pada akademik, namun juga non akademik dan hasilnya nyata dalam kegiatan non akademik para siswa bisa meraih prestasi yang cukup membanggakan, tidak saja untuk para siswa itu sendiri, tetapi juga bagi sekolah dan orangtua para siswa sendiri.

Fr Wilhelmus meminta kepada para siswa tidak cepat puas dengan prestasi yang ada, namun terus berlatih lebih keras sehingga bisa meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang.

Pada ajang Bali International Choir Festival itu para siswa SMAK Frateran Ndao tampil di bawah arahan dua orang guru, yakni Honoratus Laga dan Valerianus Gebo.

Dalam ajang itu, selain Indonesia selaku tuan rumah, para peserta berasal dari Amerika Serikat, Inggris Raya, Thailand, Malaysia, Filiphina, Korea Selatan, China, Kanada dan Singapura serta beberapa negara lainnya di kawasan Asia seperti Taiwan. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved