PosKupang/
Home »

Bisnis

» Mikro

Tidak Digunakan Lagi, Pasar Demon Pagong Telantar, Ini yang Akan Dilakukan Pemda

Masyarakat meninggalkan pasar itu diduga karena sepinya pembeli dan pedagang yang datang ke pasar tersebut.

Tidak Digunakan Lagi, Pasar Demon Pagong Telantar, Ini yang Akan Dilakukan Pemda
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
Pasar Demon Pagong Flores Timur diabadikan Sabtu (22/7/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Feliks Janggu

POS KUPANG. COM, LARANTUKA - Bangunan Pasar Demon Pagong di pinggir Jalan Negara Larantuka-Boru, Flores Timur beberapa tahun terakhir tidak lagi digunakan masyarakat.

Masyarakat meninggalkan pasar itu diduga karena sepinya pembeli dan pedagang yang datang ke pasar tersebut.

Pasar itu diagendakan beroperasi setiap hari Sabtu dalam pekan. Namun aktivitas pasar terhenti dan bangunan pasar pun jadi mubazir.

Apalagi pasca bencana angin kencang awal Februari 2017. Atap bangunan pasar roboh. Hanya setengah bagian atap yang tersisa.

Seperti disaksikan Pos Kupang, Sabtu (22/7/2017), pasar itu pun dikelilingi rumput liar, memenuhi halaman pasar.

Seng atap bangunan pasar berserakan di halaman pasar, di tengah rumput yang meninggi dan mengering. Berpotensi terbakar.

Masalah ini mendapat sorotan fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Flores Timur dan mendapat penjelasan pemerintah pada Jumat (21/7/2017).

Wakil Bupati Flotim Agustinus Payong Boli di hadapan sidang paripurna dewan mengungkapkan aktivitas pasar sudah terhenti karena geliat perekonomian masyarakat tidak mendukung aktivitas pasar.

Wakil Bupati Flotim, Agus Boli mengatakan, pemerintah daerah akan melakukan kajian ulang secara komprehensif untuk diperlukannya sebuah pasar di wilayah Demon Pagong.

Agus Boli menjelaskan pemerintah tidak bisa memperbaiki kondisi fisik pasar Demon Pagong pasca bencana angin kencang karena kenyataannya tidak ada aktivitas pasar lagi di lokasi itu.

Pemerintah akan melakukan kajian kembali terhadap aktivitas pasar tersebut.

Pemerintah, kata Agus Boli, juga akan mengkaji pengalihan status pasar Inpres Lato menjadi pasar desa. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help