Dua Bulan Terakhir Nelayan Kambala, Sumba Timur Kesulitan Menjala Ikan

Ini keluhan para nelayan terkait dengan anomali cuaca yang terjadi di Kabupaten Sumba Timur

Dua Bulan Terakhir Nelayan Kambala, Sumba Timur Kesulitan Menjala Ikan
Pos Kupang/Robert Ropo
Delu Hampati di Sumba Timur sedang memperbaiki pukat miliknya, Senin (24/7/2017) 

Laporan wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, WAINGAPU - Para nelayan asal Kambala, Kabupaten Sumba Timur mengeluh tidak mendapatkan ikan saat melaut sudah hampir dua bulan lamanya, sebab kondisi perairan di sekitar wilayah Kambala tidak bersahabat.

Nelayan asal Kambala, Delu Hampati ketika ditemui Pos Kupang di pantai Dermaga Kapal motor Ferri Waingapu, Senin (24/7/2017) mengatakan, cuaca perairan di wilayah Kambala tempat mereka melaut itu sudah selama dua bulan sejak Juni sampai Juli tahun 2017 tidak bersahabat sehingga mereka sulit mendapatkan ikan.

Dikatakan Hempati, pada bulan Juni 2017 gelombang air laut cukup tinggi, meskipun gelombang tinggi ia tetap berani melaut.

Pada bulan Juli 2017, Hempati gelombang air lautnya sudah sedikit menurun meskipun angin masih kencang. Namun dirinya juga sulit mendapatkan hasil tangkapan ikan yang banyak pula.

Hempati mengaku, selama dua bulan lamanya itu ia pergi melaut namun kadang ada dapat sedikit hasil tangkapan ikan, kadang pulang dengan tangan kosong atau tak dapat tangkapan sama sekali.

"Selama dua bulan sudah saya sulit mendapatkan ikan karena gelombang ini, tetapi bulan ini gelombangnya sudah sedikit menurun meski ada angin, tapi susah juga dapat ikan. Kadang dapat sedikit, tapi kadang pulang kosong," kisahnya. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved