Siap Harumkan Nama Indonesia

Kenshi Helena Elan Missa, satu diantara 16 atlet kempo yang siap tanding di Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo di San Mattew California, Amerika Serikat.

Siap Harumkan Nama Indonesia
Ferry Ndoen
Helena Missa, atlet kempo NTT

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Ferry Ndoen

TEKADNYA membara untuk mengharumkan nama masyarakat NTT dan nama Indonesia di Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo di San Mattew California, Amerika Serikat.

Hal ini terlihat dari wajahnya kalam namun dingin pasca ditempa latihan intens oleh pelatih Simpai George Hadjoh,SH (V/DAN) serta Dr. Alfons Theodorus, MT (V/DAN).

Itulah sosok kenshi Helena Elan Missa, satu diantara 16 atlet kempo yang siap tanding di Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo di San Mattew California, Amerika Serikat.

Helen menyatakan itu saat diwawancarai saat bersama Ketum Pengprov Perkemi NTT, Ir. Esthon Foenay, Msi dan pelatih George Hadjo, SH (V/DAN) dan 15 kenshi lainnya, ketika berpamitan kepada Branch Marketing Manager PT. Pertamina NTT, Fanda Chrismianto, Jumat (21/7/2017). Pertamina merupakan perusahaan yang selama tiga tahun terakhir menjadi bapak angkat cabor Kempo NTT.

Secara eksplisit Helen menyatakan kesiapan dirinya bersama kenshi NTT lainnya membela kehormatan negara Indonesia dan masyarakat bumi Flobamora-NTT di ajang bergengsi Shorinji Kempo World Taikai 2017, di San Mateo, California di Negara Paman Sam-Amerika Serikat.

"Helen sudah siap tampil di nomor embu beregu campuran lima kenshi lainnya, yakni Toba Pertama Negara RajaGukguk, Dani Pramana Rohi, Febryan Cornelis Lomi, Megawati Christin Selan dan Kartika Thalia Natazia Toh," kata Helen.

Ternyata gadis hitam manis ini memiliki sejumlah track record prestasi yang sangat meyakinkan, dan dua prestasi terakhir yang diraihnya, yakni meraih medali emas nomor embu beregu putri di Prakulifikasi PON XIX tahun 2015 serta meraih medali perunggu di PON XIX tahun 2016, di Bandung, Provinsi Jabar.

Helen mengaku selama enam bulan lebih atau sejak Januari 2017, tim Kempo NTT sudah melakukan latihan intensif sesuai schedule program melalui latihan terpusat dibawah asuhan pelatih Simpai George Hadjo (V/DAN) serta Alfons Theodorus V/DAN.

"Atlet kempo NTT lebih banyak melakukan latihan pada malam hari untuk menyesuaikan waktu pertandingan yang akan berlangsung di Amerika Serikat. Karena perbedaan waktu antara Indonesia dan Amerika Serikat interval mencapai 14 jam. Karena itu, program latihan 15 kenshi Kempo NTT dilaksanakan pada malam hari," aku Helen.

Siswi kelas 1 SMK Negeri I Kupang kelahiran 21 Mei 1998 di Kupang ini memohon dukungan serta doa restu masyarakat NTT agar kontingen kempo NTT yang bertanding di Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo di San Mattew California, Amerika Serikat bisa mempersembahkan prestasi terbaik, meraih medali di even tersebut. (ferry ndoen)

Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved