BNN: Pemakai Narkoba Flakka Merasa Dirinya Tidak Seperti Manusia

Yang lalu kita memang masih ragu-ragu, tapi kemarin kita sudah nyatakan, flakka sudah masuk Indonesia

BNN: Pemakai Narkoba Flakka Merasa Dirinya Tidak Seperti Manusia
KOMPAS.COM / KRISTIANTO PURNOMO
Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Budi Waseso memberi sambutan saat menerima kedatangan grup Slank di Kantor BNN, Jakarta Timur, Kamis (17/3/2016). Kedatangan Slank dalam rangka silaturahim sekaligus memberi dukungan kepada BNN untuk terus memberantas peredaran narkoba di Indonesia. 

POS KUPANG.COM, PALMERAH -- Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan, narkotika jenis flakka telah masuk ke Indonesia.

Hal tersebut berdasarkan hasil temuan tim laboratorium BNN. Narkotika jenis flakka yang ditemukan itu berbentuk serbuk.

"Kemarin kita mengindikasi dari hasil laboratorium BNN, masuknya narkotika jenis flakka. Jadi, flakka yang ada di YouTube, yang dilihat oleh masyarakat, ternyata sudah masuk di Indonesia," kata Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso, saat menggelar acara Pesan Buwas untuk Anak Indonesia di Kantor BNN, Cawang, Jakarta, Jumat (21/7).

"Hal tersebut sudah dibuktikan oleh laboratorium kita. Yang lalu kita memang masih ragu-ragu, tapi kemarin kita sudah nyatakan, flakka sudah masuk Indonesia," ujarnya.

Menurut pria yang akrab disapa Buwas itu, flakka memiliki efek yang sangat kuat.

Pengguna yang memakai barang tersebut merasa dirinya tidak seperti manusia, dan seperti orang gila.

"Maka kita harus antisipasi terhadap ancaman peredarannya, dan penyalahgunaan oleh pengguna yang sudah addict, karena mereka akan cari barang ini," katanya.

Flakka mengandung bahan senyawa aktif kimia alpha-PVP. Zat ini adalah stimulan utama yang merangsang naiknya hormon dopamin.

Dopamin semacam neurotransmiter di otak, yang apabila jumlahnya berlebihan, akan menimbulkan kesenangan berlebihan, agresivitas tinggi, hingga tak sadarkan diri.

Efek samping dari penggunaan flakka hampir mirip dengan narkoba jenis kokain dan amfetamin.

Halaman
123
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved